Kakap, Kerapu, Udang Jadi Andalan Perikanan Budi Daya

Perikanan budidaya berkontribusi 1,4% terhadap produk domestik bruto nasional tahun lalu. Ikan kakap, kerapu, dan udang memberi andil paling besar.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 26 Februari 2018  |  20:57 WIB
Ilustrasi budi daya ikan kerapu - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Perikanan budidaya berkontribusi 1,4% terhadap produk domestik bruto nasional tahun lalu. Ikan kakap, kerapu, dan udang memberi andil paling besar.

Kepala Seksi Neraca Pertanian Badan Pusat Statistik (BPS) Urip Widiyantoro mengatakan pertumbuhan PDB perikanan budidaya selalu di atas rata-rata PDB sektor perikanan dan PDB nasional jika melihat tren pertumbuhan 2011-2012.

"Artinya, subsektor ini punya andil cukup besar terhadap pertumbuan ekonomi. Angka ini punya peluang besar untuk ditingkatkan mengingat potensi ekonomi sumber daya alam yang sangat besar,” katanya dalam siaran pers Ditjen Perikanan Budidaya KKP, Senin (26/2/2018).

Dia menyebutkan PDB sektor perikanan (atas dasar harga konstan) mencapai senilai Rp227,3 triliun pada 2017 dengan pertumbuhan 5,95% atau terakselerasi setelah tumbuh 5,15% tahun sebelumnya.

Menurut dia, kenaikan nilai PDB sektor perikanan tidak terlepas dari produksi ikan kakap dan kerapu hasil budidaya yang meningkat cukup tinggi. Di sisi lain, kontribusi ekspor udang Indonesia tinggi terhadap total ekspor produk perikanan. BPS mencatat nilai ekspor perikanan budidaya 2017 mencapai US$207,8 juta, naik 20,4% dari pencapaian 2016 yang mencapai US$176,6 juta.

Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto mengemukakan KKP akan menggenjot pemanfaatan potensi nilai ekonomi perikanan budidaya sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar lagi terhadap perekonomian nasional.

"Kita memiliki total potensi luas lahan indikatif sekitar 17 juta ha. Jika saja mampu dimanfaatkan luas lahan efektifnya secara optimal, kita bisa meraup nilai ekonomi untuk dongkrak PDB,” katanya.

Tag : kerapu, kakap
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top