Pop Up Market 2018 x Tokopedia: Hadirkan Produk Desainer Muda Indonesia

Pop Up Market kembali diselenggarakan di Indonesia untuk yang ketujuh kalinya.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 10 Maret 2018  |  20:04 WIB
Ilustrasi Pop Up Market 2018 x - tokopedia

Bisnis.com, JAKARTA -- Pop Up Market kembali diselenggarakan di Indonesia untuk yang ketujuh kalinya.

Pop Up Market yang dikenal sebagai pelopor thematic local brand bazaar di Indonesia ini selalu mengangkat nama dari fashion district di kota-kota besar di dunia sebagai tema.

Namun pada tahun ini, Pop Up Market 2018 x Tokopedia melakukan perubahan konsep acara di mana pemilihan tema dengan unsur art akan lebih diperkuat guna mengangkat industri kreatif di Indonesia dalam cakupan yang lebih luas.

Adapaun tahun ini, tema yang dipilih yaitu The Factory, sebuah art studio terkenal yang dimulai oleh Andy Warhol pada tahun 1962 hingga 1984, yang terletak di kota Manhattan, New York.

Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, 8 - 11 Maret 2018 di Lantai 2 - 4, Gourmet Area, Kuningan City.

Garri Juanda, Co-Head Marketplace Tokopedia, mengatakan Tokopedia adalah tempat bagi kreator lokal untuk memulai dan membangun mimpinya.

"Kami melihat potensi luar biasa dari kreator muda Indonesia, dengan produk berkualitas yang tidak kalah dengan brand-brand global. Dengan exposure dan edukasi yang mendukung," katanya.

Dia menambahkan Tokopedia yakin akan banyak brand lokal yang mampu tumbuh menjadi brand nasional, bahkan menjadi perusahaan publik.

"Untuk itu, Tokopedia sangat mendukung inisiatif seperti Pop Up Market yang dapat menjadi ajang bagi kreator muda lokal untuk mengenalkan kreasinya kepada publik. Ini sejalan dengan misi kami untuk mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital,” jelasnya.

Kali ini, Pop-Up Market 2018 x Tokopedia menghadirkan 83 tenant yang telah melalui kurasi ketat dari seluruh nusantara.

Dimulai dengan terdapatnya fashion brand lokal berjumlah 48 tenant dari desainer muda Indonesia, diantaranya men fashion brand seperti Voyej yaitu local brand berupa dompet leather goods yang dibentuk dengan pilihan bahan yang tepat dan estetik dan women fashion brand seperti Dara yang menekankan nilai simplicity untuk mewakili selera dan gaya wanita Indonesia.

Tidak hanya itu saja, terdapat pula 18 tenant yang menjual produk aksesori seperti Liunic On Things, aksesori handcrafted berbentuk unik yang khas dengan konsep artistic dan Soigne yang menyampaikan aspek persona berbeda-beda pada produk anting-anting.

Selain itu, hadir 17 food and beverages tenant yang beberapa diantaranya adalah Ei Salted Egg, crispy chips yang memiliki keunikan varian dengan rasa khas dari salted egg; Makna Coffee, sebuah coffee shop di bawah naungan Makna Creative yang dibentuk oleh Ernanda Putra, Keenan Pearce.

Kemudian, Petale Tisane, minuman naturally colored tisane yang menggunakan bunga sebagai warna alami dengan gradasi warna yang sangat menarik dan keunikan rasa yang menyegarkan.

Tag : bazar
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top