RUPS Pertamina Segera Digelar, Nicke Widyawati Jadi Kandidat

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjadi salah satu kandidat utama untuk mengisi kekosongan posisi direktur utama BUMN migas tersebut.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 24 Agustus 2018  |  16:57 WIB
Nicke Widyawati. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menjadi salah satu kandidat utama untuk mengisi kekosongan posisi direktur utama BUMN migas tersebut.

Penunjukkan itu sempat diisyaratkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno saat peresmian Gardu Induk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) di Jayapura, Papua, Jumat (24/8/2018).

Terkait dengan kabar tersebut, Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Wiyanda Pusponegoro mengonfirmasi bahwa penunjukkan Nicke tersebut belum pasti.  Pemilihan direktur utama masih dalam proses.

"Semua masih dalam proses.  Semoga dalam waktu dekat segera dapat disampaikan," ujar Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Wiyanda Pusponegoro ketika dihubungi Bisnis, Jumat (24/8/2018).

Pertamina akan mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mengankat dirut baru.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan bahwa nama calon direktur utama Pertamina sudah di tangan Presiden Joko Widodo.

Dia mengatakan, nama calon-calon tersebut diseleksi oleh tim penilai akhir (TPA).  Setidaknya ada tiga calon yang diseleksi.  Nama direktur utama Pertamina akan diumumkan segera setelah disetujui oleh presiden.

Selain posisi direktur utama, pemerintah juga sepertinya akan merotasi direksi Pertamina lainnya. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Djoko Siswanto masuk radar calon jajaran direksi Pertamina.

Hal itu disampaikan sendiri oleh Djoko di sela-sela konferensi pers Lelang Wilayah Kerja Migas Tahap 2, Senin (13/8/2018). Djoko mengatakan dia telah melalui berbagai tes, mulai dari tes tertulis maupun wawancara.

Pria yang memulai karier di Direktorat Teknik, Dirjen Migas pada 1992 ini mengaku sudah melakukan feed and proper test sejak beberapa waktu lalu. Sayangnya, Djoko lupa kapan tepatnya dia menjalani tes tertulis ataupun wawancara. “Pokoknya hari selasa, sewaktu Pak Menteri [Ignasius Jonan] Ke London [Juli],” katanya.

Sebelumnya, Djoko Siswanto terpilih menjadi Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Ego Syahrial yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Dirjen Migas sejak tahun lalu.

Terkait siapa yang kemungkinan mengisi posisi Direktur Utama, Djoko mengaku tidak tahu. “Itu hanya Pak Jokowi dan Tuhan,” katanya.

Tag : pertamina
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top