Dapat PMN Rp975 Miliar, PTPN X Genjot Produksi Gula Gempolkrep 8.000 TCD

PTPN X mendapatkan suntikan PMN Rp975 miliar yang akan digunakan untuk memperbesar kapasitas produksi gula hingga memperkuat bisnis hilir dan pengembangan lahan perkebunan.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  00:06 WIB
Ilustrasi: Buruh memanen tebu untuk dikirim ke pabrik gula. - Antara/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, SURABAYA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mendapatkan suntikan dana penyertaan modal negara (PMN) Rp975 miliar yang akan digunakan untuk memperbesar kapasitas produksi gula hingga memperkuat bisnis hilir dan pengembangan lahan perkebunan.

Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo, mengatakan rencanannya pabrik gula yang akan diperbesar kapasitasnya yakni Pabrik Gula (PG) Gempolkrep Mojokerto dari 6.500 TCD (tons of cane per day) menjadi 8.000 TCD.

Dalam revitalisasi pabrik ini diperlukan dana Rp875 miliar termasuk untuk pengembangan produk turunan bioethanol.

“Pekerjaan pengembangan kapasitas PG ini melingkupi penggantian peralatan proses produksi, pembangunan sistem pengolahan gula dengan skema defekasi remelt karbonatasi, pembangunan boiler, turbin generator baru, dan penerapan sistem automasi,” jelasnya dalam rilis yang diterima Bisnis pada Senin (27/8/2018).

Adapun, untuk pekerjaan EPCC (engineering, procurement, construction, and commissioning) di pabrik bioetanol, lanjutnya, dana yang diperlukan kurang lebih Rp123 miliar yang akan digunakan untuk membangun fasilitas bisnis hilir di antaranya seperti Food Grade CO 2 Recovery Plant, fasilitas redistilasi Fuel Grade Ethanol (FGE) menjadi Extra Neutral Alcohol (ENA) kapasitas 100 KLPD (kilolitre per4 day), dan modernisasi teknologi proses untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku tetes.

“Program peningkatan kapasitas pabrik beserta hilirisasinya bertujuan mewujudkan integrated sugar cane based industry yang terdiri dari pabrik gula, bioethanol dengan multi product, dan export power yang bisa dijual, sehingga kita punya potensi peningkatan pendapatan Rp150 miliar [er tahun,” tutur Dwi.

Peningkatan kapasitas PG Gempolkrep menjadi 8.000 TCD secara teknis akan mewujudkan pengoperasian pabrik secara otomatis, sehingga proses giling dapat dikondisikan steady state. Selain itu, sistem defekasi remelt karbonatasi akan meningkatkan kualitas produksi gula dengan Icumsa 100 IU.

Dwi menambahkan pengerjaan proyek dana PMN tersebut menggandeng PT Barata Indonesia selaku kontraktor EPCC, dan PT Prosys Bangun Persada selaku project management consultant (PMC). “Kick off meeting dengan Barata dan Prosys menandai dimulainya pengerjaan proyek di sisi off farm.”

PTPN X juga mengalokasikan dana PMN sebesar Rp100 miliar untuk pengembangan lahan perkebunan. Dia menjelaskan sudah dilakukan survei di beberapa lahan yang akan diproses dan dikaji oleh tim independen.

Tag : ptpn x
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top