Luhut: TPS Online Bisa Atasi Inefisiensi di Pelabuhan

Menko Maritim Luhut Pandjaitan menilai penerapan sistem online di tempat penimbunan sementara (TPS) di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, akan mengatasi inefisiensi di pelabuhan.
Sri Mas Sari | 05 September 2018 00:26 WIB
Tempat penimbunan sementara (TPS) PT Indonesia Air & Marine Supply (Airin) - Airin.co.id
Bisnis.com, JAKARTA -- Menko Maritim Luhut Pandjaitan menilai penerapan sistem online di tempat penimbunan sementara (TPS) di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, akan mengatasi inefisiensi di pelabuhan. 
 
Menurut dia, keberadaan TPS online otomatis akan meminimalkan tatap muka antara importir dan eksportir dengan pihak pengelola pelabuhan dan aparat.
 
"Dengan online ini, kita bisa cek semua, jadi akan mengurangi kebocoran-kebocoran di sana-sini," katanya dalam siaran pers terkait TPS online di Pelabuhan Panjang, Selasa (4/9/2018).
 
Menurut Menteri Perindustrian dan Perdagangan era Presiden Abdurrahman Wahid itu, sistem online akan diterapkan pula di terminal peti kemas lain, seperti Pelabuhan Bojanegara, Banten. Dengan demikian, pelaku usaha di Banten tidak perlu ke Pelabuhan Tanjung Priok.
 
"Jadi, dia [Pelindo II] bikin efisien pelabuhan ini. Akibatnya, penerimaaan dia banyak. Kemudian, dia bisa kembangkan pelabuhan ini lebih bagus lagi,” ujarnya.
 
Seperti diketahui, Pelindo II mulai hari ini memanfaatkan aplikasi tempat penimbunan sementara (TPS) online di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang. TPS Online bekerja melakukan pertukaran data elektronik (PDE) kontainer antara sistem Pelindo II di terminal kontainer dengan sistem Bea dan Cukai di pelabuhan sehingga keduanya dapat memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan. Penerapan TPS online melengkapi aplikasi auto gate system dan automatic tally  system yang juga akan diterapkan di pelabuhan itu.
 
Sebelumnya, TPS online telah diimplementasikan di Pelabuhan Tanjung Priok, Pontianak, dan Palembang. Sebagai komitmen berkesinambungan mewujudkan pelayanan maksimal kepada pelanggan, Pelindo II akan menerapkan TPS online di seluruh terminal peti kemas internasional (ocean going) di wilayah Pelindo II.
 
"TPS online akan mengurangi biaya logistik dan memangkas dwelling time. Kami sedang memasuki era baru pelabuhan dengan mengaplikasikan digital port di seluruh  pelabuhan yang dikelola IPC [Pelindo II]," kata Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya.

 

Tag : pelabuhan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top