AP I Klaim Perluasan Bandara Ngurah Rai Hampir Selesai

PT Angkasa Pura I mengklaim pembangunan ekspansi Bandara I Gusti Ngurah Rai guna persiapan menjelang pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) – World Bank hampir tuntas.
Rio Sandy Pradana | 16 September 2018 23:46 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek perluasan apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (16/7/2018). - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) mengklaim pembangunan ekspansi Bandara I Gusti Ngurah Rai guna persiapan menjelang pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) – World Bank hampir tuntas.

Corporate Communication Senior Manager AP I Awaluddin mengatakan pembangunan tersebut meliputi pengerjaan ekspansi sisi udara yakni landasan pesawat (apron) bagian barat dan timur, serta sisi darat atau gedung terminal VIP.

"Perkembangan pembangunan sudah mencapai 93%. Kami harap bisa segera selesai agar bisa melayani peserta delegasi pertemuan secara lebih optimal dan lancar," ungkapnya pada Minggu (16/9/2018).

Sebelumnya, AP I menyebut apron yang diperluas mencapai 109 hektare, terdiri dari bagian barat dan timur. Adapun, lahan yang akan dikembangkan menggunakan reklamasi seluas 47,9 hektare.

Perluasan apron tersebut diklaim mampu memberikan tambahan 11 landasan parkir (parking stand) yang cukup untuk menampung lima unit pesawat berlorong tunggal (narrow body) untuk sisi timur dan tiga unit pesawat berlorong ganda (wide body) di sisi barat.

AP I mengeluarkan dana investasi Rp2,1 triliun untuk seluruh proyek pengembangan bandara tersebut.

Awaluddin menuturkan peningkatan kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai dilakukan melalui perluasan apron sehingga kapasitas meningkat menjadi 64 parking stand dari kondisi sebelumnya 53 parking stand.

Selain itu, dilakukan penambahan dua rapid exit taxiway menjadi total empat rapid exit taxiway. Rapid exit taxiway merupakan penghubung antara landasan pacu dan hangar, terminal, apron, dan fasilitas lainnya yang didesain khusus agar pesawat dapat segera meninggalkan landasan pacu ketika mendarat ataupun lepas landas.

Peningkatan juga dilakukan untuk loket lapor diri (check-in) internasional yang akan diperluas dan diperbanyak dari 96 unit seluas 2.470 meter persegi menjadi 126 unit dengan luas 4.420 meter persegi.

Tag : bandara ngurah rai
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top