Anabatic Kembangkan Layanan Digital Perbankan Berbasis Teknologi

PT Anabatic Technologies memperkenalkan layanan perbankan berbasis teknologi bernama PocketBank untuk menjawab tuntutan kebutuhan pelaku bisnis keuangan di era digital.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 15 November 2018  |  01:00 WIB
PT Anabatic Technologies - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Anabatic Technologies memperkenalkan layanan perbankan berbasis teknologi bernama PocketBank untuk menjawab tuntutan kebutuhan pelaku bisnis keuangan di era digital.

Direktur PT Anabatic Technologies Adriansyah Adnan mengatakan terbentuknya layanan ini di latarbelakangi dari demografi Indonesia yang belum sepenuhnya menggunakan layanan keuangan dari bank.

Data dari Hootsuite menunjukkan bahwa dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 265,4 juta jiwa, baru 36% diantaranya yang memiliki akun bank. Menurut Adriansyah hal ini disebabkan karena perbankan belum masuk hingga ke daerah-daerah tertentu.

Sementara, data yang sama menunjukkan koneksi internet mobile di Indonesia mencapai 157% dari total populasi yang ada. Adriansyah menilai hal tersebut sebagai peluang untuk melayani masyarakat melalui sistem perbankan berbasis mobile.

“Masyarakat yang jauh belum tentu punya akses ke bank karena mungkin belum ada juga disana, tapi mereka punya hp dan koneksi internet. Disini lah kami coba masuk, untuk meng-cover konsumen lebih luas,” katanya di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

PocketBank merupakan platform digital banking yang dapat diakses masyarakat secara luas menggunakan ponsel.

Adriansyah menuturkan, layanan ini berbeda dengan layanan mobile banking lainnya dengan menghadirkan fitur yang mendukung proses transaksi non finansial seperti registrasi nasabah, pembukaan rekening, profiling nasabah, dan servis konsumen.

Selain itu, menurutnya, layanan ini juga telah menggunakan teknologi unggulan yang mampu menangani 3361 transaksi per detik dalam waktu bersamaan. Terdapat juga sistem analitik yang dapat menangkap dan memproses informasi nasabah.

Masalah keamanan, Adriansyah meyakinkan bahwa PocketBank memiliki sistem sekuriti berlevel tinggi tanpa mengurangi kenyamanan pengguna dalam mengakses layanan yang disediakan.

“Sistem Linux yang dipakai sudah support high security, kami sudah cover area-area yang mungkin jadi sasaran cyber attack,” ujarnya.

Adriansyah mengatakan hingga saat ini layanan PocketBank telah digunakan oleh beberapa bank dari dalam dan luar negeri. Dirinya menyebutkan, pemain di Indonesia yang telah menerapkan layanan ini adalah Bank DKI.

Ke depan, dia berharap bisa lebih banyak bank yang menggunakan layanan tersebut. Menurutnya, PocketBank akan menjadi solusi bagi bank untuk mengakses pangsa pasar melalui sistem core banking yang ada di saku nasabah dan bisa diakses masyarakat luas.

“Kami menyebut PocketBank ini sebagai the digital banking solution for the next generation banking yang akan memberikan pengalaman banking lebih baik untuk konsumen,”. 

 

Tag : bank, digital
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top