DVI Polri Kembali Identifikasi 3 Jenazah Penumpang Lion Air JT610

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Republik Indonesia pada hari ini, Sabtu (17/11/2018), kembali mengidentifikasi tiga jenazah penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober lalu.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 17 November 2018  |  18:59 WIB
Keluarga korban melakukan prosesi tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018). - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA--Tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia pada hari ini, Sabtu (17/11/2018), kembali mengidentifikasi tiga jenazah penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan  Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober lalu.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Lion Air melalui Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, ketiga jenazah tersebut atas nama Xherdan Fachridzi (laki-laki), Emma Ratna Puri (wanita) dan Sastiarta (laki-laki).

Konfirmasi tersebut telah disampaikan pukul 17.00 WIB setelah adanya rekonsiliasi serta kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI Polri.

"Atas nama Lion Air, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dan handai taulan," katanya.

Lion Air sore ini sudah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga melalui upacara yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS POLRI), Jakarta. Penyerahan dari Lion Air diwakilkan oleh Operations Director of Lion Air, Capt. Zwingly Silalahi.

Hingga saat ini tercatat total jenazah yang sudah teridentifikasi sebanyak 98 jenazah, dengan rincian laki-laki 72 orang dan wanita 26 orang. Tim DVI Polri masih melaksanakan proses identifikasi mendalam yang melingkupi forensik dan tes DNA.

Pesawat Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober setelah dilaporkan hilang kontak.

Pesawat yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang (Bangka Belitung) itu membawa 189 orang, yang terdiri atas penumpang, serta pilot dan awak pesawat.

Tag : lion air JT 610
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top