Mata Uang Digital Cyronium Fasilitasi Pelaku Usaha Kecil Menengah

Cyronium, platform digital yang memanfaatkan teknologi blockchain, memfasilitasi pelaku usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan bisnisnya melalui penggunaan mata uang kripto.
Syaiful Millah | 19 November 2018 06:42 WIB
Cryptocurrency - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Cyronium, platform digital yang memanfaatkan teknologi blockchain, memfasilitasi pelaku usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan bisnisnya melalui penggunaan mata uang kripto.

Founder Cyronium Mardigu Wowiek Prasantyo mengatakan usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan salah satu tonggak perekonomian bangsa yang perlu didukung perkembangannya melalui teknologi terbaru.

“Bayangkan jika semakin banyak UKM yang berkembang, maka semakin banyak pula pendapatan negara. Cyronium membantu UKM, tidak hanya menguntungkan dengan profit sharing tapi juga menjadi agen penggerak perkonomian,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (18/11/2018).

Mardigu menjelaskan Cyronium merupakan kombinasi teknologi blockchain dan logam mulia yang dapat digunakan sebagai investasi berbasis mata uang kripto. Investasi kripto ini diklaim lebih aman, sebab ada jaminan fisiknya berupa emas.

Mekanisme penyesuaian emasnya dilakukan selepas penawaran koin perdana (initial coin offering/ICO). Setelahnya, emas akan dibeli dari Antam sesuai jumlah koin CYRO yang terjual. Kesesuaian jumlah emas fisik dengan jumlah koin Cyronium akan diaudit oleh auditor independen.

Menurut Mardigu, keberadaan emas fisik tersebut berfungsi sebagai pengurang resiko dan mencegah nilai mata uang CYRO jauh ke titik yang dalam.

Dalam menjalankan bisnisnya, Cyronium menerbitkan mata uang digital atau token tersebut yang dapat dibeli oleh member Cyronimun dengan harga yang fluktuatif seperti harga saham pada umumnya.

Selain itu, member yang memegang mata uang CYRO (token holders) juga akan menerima imbal hasil dari program Scale UP UKM Cyronium dalam bentuk reward yang dibagikan setiap enam bulan.

CEO Cyronium Alfan Wahyu Ilham Robbani mengatakan saat ini pihaknya telah menggandeng beberapa pelaku usaha kecil dan menengah. Misalnya Teja Wisata, sebuah UKM yang bergerak di bidang agen travel untuk tujuan destinasi wisata domestik dan mancanegara.

Alfan mengklaim pihaknya telah meningkatkan skala bisnis dan omset bulanan Teja Wisata melalui berbagai strategi digital dan melibatkan penggunaan mata uang kripto, yang menjadi bagian dari proses kemitraan dengan UKM.

“Cyronium telah membantu Teja Wisata mendongkrak omset, salah satu strateginya dengan menggunakan pemasaran online. Kami akan terus membantu para UKM untuk men-scale up bisnis mereka,” ujarnya.

Tag : ukm, bitcoin
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top