Instagram Akan Hapus Aktivitas Aplikasi Pihak Ketiga

Peningkatan aktivitas tak autentik berjalan seiring maraknya tren selebriti instagram (selebgram).
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 20 November 2018  |  22:07 WIB
Ilustrasi.

Bisnis.com, JAKARTA – Instagram akan memberantas aktivitas tidak otentik di platformnya dengan cara menghapus pengikut, komentar, dan like yang dihasilkan dari layanan bot atau aplikasi pihak ketiga.

Hal tersebut dilakukan Instagram karena aktivitas menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan engagement telah melanggar Pedoman Komunitas dan Syarat Penggunaan Instagram.

“Setiap hari orang-orang datang ke Instagram untuk mendapatkan pengalaman nyata. Kami bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pengalaman pengguna tidak terganggu oleh aktivitas tidak autentik,” kata Instagram dilansir dari lama resminya, Selasa (20/11/2018).

Untuk mewujudkanya, Instagram telah mengembangkan teknologi pembelajaran mesin (machine learning) yang akan membantu melakukan identifikasi akun dengan layanan ilegal dan secara otomatis menghapus aktivitas yang telah dilakukan.

Instagram juga akan memberikan notifikasi kepada akun yang teridentifikasi bahwa aktivitas berupa like, follower, dan comment-nya telah dihapus karena telah menggunakan aplikasi ilegal.

Selain itu, pengguna tersebut akan diminta mengubah kata sandi jika aplikasi pihak ketiga berpotensi masuk dari celah kemanan dan mengancam akun pengguna.

Peningkatan aktivitas tak autentik berjalan seiring maraknya tren selebriti instagram (selebgram) dan social media influencer yang didasarkan pada jumlah followers dan engagement.

Hal tersebut dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk meningkatkan engagement pengguna dan mendongkrak popularitas dengan cara instan menggunakan aplikasi pihak ketiga dan bot. Akan tetapi, Instagram menilai hal tersebut menciptakan perilaku buruk dalam komunitasnya.

Instagram mengatakan sejak awal pihaknya telah melakukan deteksi dan penghapusan akun palsu secara otomatis. Ke depan, Instagram juga akan melakukan langkah lanjutan untuk menangani berbagai permasalahan yang muncul untuk melindungi komunitas dan penggunanya.

Tag : media sosial, instagram
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top