Sebanyak 151 PDAM Masih Terjangkit 2 “Penyakit” Ini

Rata-rata perusahaan daerah air minum yang kinerjanya dinilai kurang sehat dan sakit hanya memiliki sebanyak 5.000—10.000 pelanggan atau tidak layak secara keekonomian.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 22 November 2018  |  07:19 WIB
PDAM - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Persoalan sumber daya manusia dan pembiayaan masih menjadi dua masalah utama yang menjangkiti 151 perusahaan daerah air minum berstatus kurang sehat dan sakit pada tahun ini.

Anggota Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) unsur Penyelenggara Henry M. Limbong mengatakan bahwa rata-rata perusahaan daerah air minum (PDAM) yang kinerjanya dinilai kurang sehat dan sakit hanya memiliki pelanggan sebanyak 5.000—10.000 atau tidak layak secara keekonomian.

Selain itu, menurutnya, indikator pelatihan dan kompetensi pegawai menjadi yang paling kecil dalam kinerja sebagian besar PDAM yang kurang sehat dan sakit pada tahun ini.

Penilaian tersebut berdasarkan 18 indikator yang dinilai dari empat aspek, yakni keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber daya manusia (SDM).

“Hampir semua yang belum sehat itu tidak melakukan training karena memang dananya tidak ada,” kata Henry kepada Bisnis.com, pekan ini.

Dia menjelaskan bahwa sejauh ini, BPPSPAM telah melakukan berbagai cara pendampingan lewat rencana tindak turun tangan (RT3) seperti bantuan teknis, pengembangan kapasitas SDM dengan pelatihan, sampai pendanaan.

Khusus tahun ini, katanya, ada 27 PDAM yang didorong oleh BPPSPAM untuk bisa berstatus sehat.

Pada tahun depan, badan akan terus menggencarkan kolaborasi dengan pemain air minum dan mendorong komitmen pemerintah daerah sehingga jumlah PDAM yang sehat bisa lebih terdongkrak.

“Ke depan kami akan berkerja sama dengan pemda dan PUPR, semua daerah kami kunjungi untuk meminta komitmen pemerintah daerah. Ini sangat penting karena PDAM ini operator, tugas ini ada di pemda.”

Pasalnya, dia menegaskan bahwa mayoritas PDAM yang berstatus kurang sehat dan sakit, bahkan tidak bisa membeli meteran karena tidak memiliki pengelolaan keuangan yang memadai.

Oleh karena itu, dia berharap agar pemda bisa membantu sampai kinerja PDAM membaik untuk kemudian bisa berstatus sehat secara independen.

Dari penilaian yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan BPPSPAM tahun 2018, dari total 391 PDAM yang terdaftar, sebanyak 223 perusahaan atau 57% berkinerja sehat.

Adapun, sebanyak 99 PDAM atau 25% diketahui kinerjanya kurang sehat, 52 perusahaan atau 13% berkinerja sakit, dan 17 PDAM atau 5% belum dinilai kinerjanya.

Tag : air minum, pdam
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top