PLN Tingkatkan Kompetensi Pendidikan Ketenagalistrikan 2 SMK di NTT

Dalam rangka mendukung dan meningkatkan kompetensi pendidikan mengenai ketenagalistrikan, PLN menjalin kerjasama dengan SMK di NTT, yakni SMK Negeri 2 Kupang dan SMK Negeri 1 Maumere.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 30 November 2018  |  22:38 WIB
PLN Tingkatkan Kompetensi Pendidikan 2 SMK NTT di Bidang Ketenagalistrikan - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Dalam rangka mendukung dan meningkatkan kompetensi pendidikan mengenai ketenagalistrikan, PLN menjalin kerjasama dengan SMK di NTT, yakni SMK Negeri 2 Kupang dan SMK Negeri 1 Maumere.

Kerjasama ini adalah Program revitalisasi Presiden nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM).

Nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama ini ditandatangani Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT Johanna E Lisapaly di kantor PLN UIW NTT, Rabu (28/11).

“Program ini seperti 3 tahun bersekolah di mana tahun pertama sekolah, tahun kedua semester 2 sudah dibekali mengenai kelistrikan. Pada tahun ketiga diharapkan datang langsung ke tempat kerja PLN. Ke depan, saya ingin adik-adik ini bisa magang dan bekerja nantinya, belajar bekerja shift pagi/malam. Bagi Bapak/Ibu Guru, kami akan melakukan sertifikasi kelas ke Surabaya selama 10 hari,” kata Ali dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (30/11/2018).

Selain itu, berlangsung juga penandatanganan perjanjian kerjasama oleh General Manager PLN Pusdiklat Wisnoe Satrijono dan Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kupang dan SMK Negeri 1 Maumere yang disaksikan langsung oleh Direktur HCM PLN, Kadis Pendidikan Provinsi NTT, dan perwakilan Direktur Pembinaan SMK. Hal ini disambut baik oleh Kadis Pendidikan Provinsi NTT.

“Terima kasih atas perhatian dan dukungan PLN terhadap pendidikan generasi muda, khususnya anak-anak kami yang berada di SMK. Saya berharap kerjasama ini menjadi model bagi institusi lain, sehingga menghasilkan siswa/i SMK yang kompeten di bidangnya, sehingga ilmu yang telah mereka peroleh dapat diterapkan dalam kebutuhan-kebutuhan industri pada masa kini,” kata Johanna.

Hal yang sama diungkapkan Herlan Bhasarie, guru di SMK Negeri 2 Kupang. Dirinya menyambut positif kerjasama ini.

“Saya merasa bangga dan luar biasa untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini. Kompetensi kami sebagai guru akan meningkat. Kami harap kerjasama ini kami juga dapat meningkatkan kompetensi anak didik kami, sehingga mereka memiliki kemampuan di atas rata-rata serta profesional dan berdaya saing,” ujar Herlan

Tag : PLN
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top