MASSINDO GROUP Perluas Pasar Kasur ke Indonesia Timur

Perusahaan furnitur dengan produknya berupa tempat tidur (kasur) Massindo Group tahun ini gencar memperluas pasar di Kawasan Indonesia Timur dengan membuka empat gerai Sleep Centre.
Peni Widarti | 02 September 2014 16:10 WIB
Ekspansi bisnis perlu dilakukan mulai tahun ini karena Indonesia dinilai masih potensi pasar yang besar. - Bisnis.com

Bisnis.com, SURABAYA -  Perusahaan furnitur dengan produknya berupa tempat tidur (kasur) Massindo Group tahun ini gencar memperluas pasar di Kawasan Indonesia Timur dengan membuka empat gerai Sleep Centre.

Direktur Massindo Group Jackson Massie mengatakan gerai sleep centre yang dibuka merupakan showroom produk kasur dan matras dengan dilengkapi konsultan untuk memberikan pengetahuan tentang tidur yang sehat.

"Dengan menambah sleep centre kami berharap Massindo wilayah Jawa Timur bisa mengalami kenaikan penjualan khususnya untuk segmen premium bedding. Sejauh ini penjualan kami tumbuh di atas 20%, diharapkan bisa meningkat lagi sampai akhir tahun," ujarnya di sela-sela Pembukaan Sleep Centre di Tunjungan Plaza, Surabaya, Selasa (2/9/2014).

Adapun empat gerai yang dibuka tahun ini yakni di Surabaya, Mataram, Kalimantan, dan Maluku. Gerai di Tunjungan Plaza yang baru dibuka itu merupakan gerai ketiga di Surabaya.

Gerai ketiga di Surabaya tersebut merupakan gerai yang terluas di Jawa Timur karena memiliki ukuran ritel hampir 400 m2. Sleep Center Tunjungan Plaza juga dilengkapi teknologi BedMacth untuk mendiagnosa dan menganalisa kecocokan matras sesuai dengan berat badan sesuai posisi tidur.

"Dibukanya sleep centre di TP ini juga secara khusus kami memiliki target untuk melipatgandakan penjualan produk terbaru kami dari Amerika Serikat dengan merk MySide," ujarnya.

Rencananya, pembukaan tiga gerai di kawasan timur itu akan memiliki pabrikan atau perakitan matras. Saat ini Massindo memiliki 14 pabrik dan satu gudang dengan 15 kota pendistribusian. Produk premium bedding di setiap gerai seperti MySide, Spring Air, Therapedic, Protect-A-Bed dan Comforta.

Jackson menambahkan ekspansi bisnis perlu dilakukan mulai tahun ini karena Indonesia dinilai masih potensi pasar yang besar, terutama di kawasan timur. Untuk menggaet pasarnya, Massindo juga bekerjasama dengan beberapa bank untuk mempermudah transaksi pembelian.

Tag : massindo grup
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top