DPR Menilai Ahli Minyak Tak Dapat Dipercaya

Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan ahli minyak sudah tidak dipercaya lagi menangani sektor perminyakan.
Fauzul Muna | 02 Desember 2014 13:06 WIB
Menteri Energi dan Dumber Daya Mineral Sudirman Said. Foto:Bisnis - Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai ahli minyak sudah tidak dapat dipercaya menangani sektor perminyakan.

Hal ini terlihat dari tidak adanya anggota Ikatan Ahli Teknik Minyak Indonesia yang berada di jajaran atas pemegang kebijakan sektor perminyakan.

“Ahli teknik minyak bukan tidak dipercaya, namun sangat tidak dipercaya,” kata Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika ketika menjadi panelis dalam Acara Business Forum: National Sinergy-Turning Around Crisis to Energy Sustainability dalam rangkaian Simposium Nasional dan Kongres IATMI ke XIII di Jakarta, Selasa (2/11/2014).

Seperti diketahui, pemerintahan baru di bawah Presiden Joko Widodo memilih Sudirman Said yang berlatar pendidikan Akuntansi untuk menduduki jabatan Menteri ESDM.

Setelah itu, Joko wi kembali menunjuk Amien Sunaryadi yang juga lulusan Akuntansi sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Tak hanya itu, Jumat pekan lalu, Jokowi melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menunjuk Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Dwi Soetjipto tidak memiliki latar belakang pendidikan perminyakan. Dia merupakan Sarjana Teknik Kimia, kemudian meraih gelar Master dan Doktor bidang Manajemen.

 

Tag : dpr, migas
Editor : Dewi Andriani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top