INOVASI: Melacak Gangguan Tidur via Ponsel

Anda susah tidur? Salah satu langkah yang perlu diambil buat memecahkan masalah ini adalah dengan memantau apa yang terjadi ketika Anda tidur. Ini bisa berarti mengunjungi laboratorium atau memasang berbagai peranti pemantau.
Gombang Nan Cengka | 02 Januari 2015 10:00 WIB
Masalah yang mungkin ditemukan adalah bila ada lebih dari 1 orang yang tidur di satu kasur. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Anda susah tidur? Salah satu langkah yang perlu diambil buat memecahkan masalah ini adalah dengan memantau apa yang terjadi ketika Anda tidur. Ini bisa berarti mengunjungi laboratorium atau memasang berbagai peranti pemantau. Namun peranti pemantau tidur selama ini tidak nyaman digunakan.

Solusi yang diajukan oleh sekelompok peneliti dari Stevens Institute of Technology dan Florida State University, Amerika Serikat, adalah memanfaatkan ponsel pintar untuk memantau. Inilah yang dilakukan dalam sebuah studi yang berlangsung selama enam bulan, melibatkan enam orang partisipan.

Para periset tersebut menancapkan earphone  yang dilengkapi mikrofon ke Apple iPhone, dan merekam nafas para partisipan yang diuji. Enam orang dites dalam uji coba tersebut. Bila diterapkan dengan lebih meluas, ponsel dengan mikrofon tersebut bisa menggantikan pemantau pernafasan yang dipasang di dada, dan mikrofon yang dipasang di kerah baju.

Alat-alat tersebut sebelumnya digunakan buat memantau tidur seseorang, dan mendeteksi gangguan seperti apnea tidur. Alternatif yang sebelumnya juga sempat dicoba adalah gelang dan tikar khusus yang ditaruh di bawah kasur.

Namun tentunya peranti yang lebih murah dan mudah digunakan, seperti yang dicoba oleh peneliti Amerika Serikat ini, akan lebih praktis. Dalam uji coba tersebut memodifikasi  earphone  sehingga juga dapat bertindak sebagai mikrofon tambahan. Namun para peneliti juga menemukan bahwa earphone  reguler tanpa modifikasi juga bisa membantu mikrofon biasa.

PENAMBAHAN MIKROFON

Seperti bisa diduga, hasil paling akurat didapatkan ketika mikrofon (beserta ponsel) diletakkan di dekat orang yang sedang dipantau. Penambahan mikrofon juga turut membantu. Namun menggunakan headphone  biasa, yang diletakkan di atas meja, juga memberikan hasil yang cukup baik.

Masalah yang mungkin ditemukan adalah bila ada lebih dari 1 orang yang tidur di satu kasur. Ponsel kemungkinan akan kesulitan membedakan nafas dari banyak orang.

Namun ini mungkin kelak bisa diatasi. Ponsel dewasa ini mulai dilengkapi dengan lebih dari satu mikrofon buat menghilangkan bising. Teknik ini juga bisa digunakan untuk mengisolasi nafas orang yang sedang dipantau.

Bila akurasi mikrofon ponsel bisa lebih ditingkatkan, nantinya peranti ponsel tidak lagi perlu bantuan dari earphone buat memantau keadaan tidur seseorang. Seperti dilaporkan MIT Technology Review, para peneliti bermaksud merilis aplikasi ponsel yang terkait dengan hasil penelitian mereka pada 2015.

Tidak dijelaskan bagaimana kemampuan aplikasi ini, namun kiranya aplikasi ini akan mengolah data yang diterima oleh mikrofon dan mendeteksi gangguan yang mungkin terjadi. Laporan lengkap tentang penelitian tersebut juga rencananya akan dipresentasikan pada Konferensi IEEE Infocom dalam waktu dekat. (k8)

Sumber : Bisnis Indonesia, Jumat (2/1/2015)

Tag : ponsel
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top