Review Sektor Penerbangan Jonan Gelar Sidak

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengimplementasikan rencana melakukan review terhadap maskapai penerbangan di Indonesia dengan melakukan sidak ke pihak operator, Jumat (2/1/2014).
MG Noviarizal Fernandez | 02 Januari 2015 14:10 WIB
Menteri Perhubungan Ignatius Jonan. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengimplementasikan rencana melakukan review terhadap maskapai penerbangan di Indonesia dengan melakukan sidak ke sejumlah operator, Jumat (2/1/2014).

Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Keterbukaan Informasi Publik Hadi Djuraid menginformasikan Jonan mendadak mengunjungi kantor operasi sejumlah maskapai penerbangan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

“Menteri Jonan hendak memastikan semua maskapai mematuhi prosedur standar penerbangan,” katanya.

Dia melanjutkan kantor operasional maskapai yang pertama dituju adalah AirAsia Indonesia. Di sini, Jonan menyaksikan persiapan pilot sebelum terbang. Yang menjadi penekanan Jonan adalah bagaimana pilot mendapat update informasi cuaca.

Menurut Hadi, salah seorang petinggi maskapai itu mengatakan selama ini pihaknya mendapat info cuaca dengan cara download dari website BMKG. Pilot tidak selalu mendapat briefing secara fisik dari Flight Operation Officer (FOO).

"Itu yang sudah berlaku secara internasional, mengambil info cuaca secara fisik dari BMKG itu cara tradisional," katanya menyitir petinggi maskapai itu.

Jonan manggut-manggut. "Kalo itu cara tradisional, kenapa Anda masih ambil laporan cuaca BMKG jam 07.00, setelah pesawat Anda terbang," tanya Jonan, merujuk kasus pesawat Air Asia yang jatuh pada Minggu lalu.

Jonan tampak tidak suka dengan jawaban petinggi maskapai itu. Jonan mengingatkan jika ada aturan pihak maskapai harus patuh, dan jangan coba-coba melawan jika tidak ingin izin operasionalnya dicabut.

Menteri Jonan lalu bertanya pada seorang pilot senior AirAsia apakah sang pilot lebih suka di-brief secara langsung oleh FOO atau membaca sendiri rencana penerbangan dan dijawab oleh pilot itu bahwa mereka lebih suka mendapatkan arahan secara langsung.

“Jonan mengingatkan Air Asia untuk melaksanakan briefing langsung kepada pilot yg akan terbang. Termasuk brief tentang kondisi cuaca. Katanya kalau jumlah FOO kurang, ya harus tambah. Keselamatan memang mahal, tapi kalau celaka seperti kemarin, lebih mahal lagi. Nyawa manusia tidak ternilai harganya,” katanya menyitir perkataan mantan Dirut KAI itu.

Dari Air Asia, Jonan melanjutkan sidak ke kantor Garuda Indonesia. Di lokasi itu, Jonan menyaksikan FOO menyampaikan brief kepada pilot yang akan terbang. Dia bahkan menyimak apa saja materi briefing.

Menurut Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo, maskapai sangat ketat melaksanakan prosedur briefing kepada pilot. Dari Garuda Menhub melanjutkan sidak ke Lion Air, mncermati briefing FOO kepada pilot yg akan terbang. 

Tag : ignasius jonan
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top