Awas, Pelni Berlakukan Dilarang Merokok

Pelni akan memberlakukan pelarangan merokok di dalam maupun di luar kapal mulai hari ini. Pemberlakuan ini sesuai dengan surat edaran Menteri Perhubungan tentang larangan merokok di seluruh angkutan umum baik di darat, laut dan udara.
Fitri Rachmawati | 02 Januari 2015 20:10 WIB
Peringatan dilarang merokok. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) akan memberlakukan pelarangan merokok di dalam maupun di luar kapal mulai hari ini, Jumat (2/1/2015). Pemberlakuan ini sesuai dengan surat edaran Menteri Perhubungan tentang larangan merokok di seluruh angkutan umum baik di darat, laut dan udara.

Direktur Utama PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan larangan merokok di atas kapal sebenarnya sudah dilakukan PT Pelni. Hanya saja larangan tersebut masih terbatas di dalam ruangan, di dek kelas maupun dek ekonomi.

“Dengan keluarnya Surat Edaran Menteri Perhubungan tersebut, PELNI akan menyesuaikan, di dalam kapal tidak boleh merokok, baik di dek dalam maupun dek luar,” tuturnya Jumat (2/1/2014).

Saat ini pihaknya sudah mengedarkan dan mensosialisasikan kepada kepada seluruh Nahkoda dan ABK serta kepala cabang PT. PELNI di seluruh nusantara, untuk mulai pemberlakukan aturan larangan merokok di dalam maupun di luar kapal.

“Penumpang dilarang merokok, termasuk seluruh petugas, mulai Nahkoda sampai ABK tidak boleh merokok selama bertugas. Dan aturan ini harus konsisten ditegakkan,” katanya.

Adapun teknis larangan merokok tersebut PT. Pelni telah memasang stiker bertuliskan “AREA BEBAS ASAP ROKOK”. Stiker itu dipasang di dinding di dalam dan di luar dek. Dan jika dalam implementasinya pada ABK melanggar, maka akan dikenai sangsi sesuai aturan yang berlaku.

“Sangsi bisa administrasi dan bisa juga sangsi yang lebih berat,” imbuhnya.

Wimbo menjelaskan bahwa sebetulnya sudah ada aturan bagi penumpang dan kru kapal agar merokok di zona-zona tertentu khususnya di ruangan terbuka, namun dengan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.

PT Pelni harus kembali membuat ketegasan bahwa Merokok di atas kapal adalah suatu pelarangan dan tidak ada lokasi khusus yang dipersiapkan bagi perokok di atas kapal. “Larangan merokok di atas kapal bertujuan mulia, menciptakan keselamatan, keamanan, kebersihan dan kesehatan, untuk itu mari kita laksanakan,” imbuhnya.

Tag : pelni
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top