Kredit UMKM: BPR Minta Bank Umum Tingkatkan Sinergi

Tahun ini bank umum harus memiliki porsi penyaluran kredit ke sektor UMKM sebesar 5% dari total penyaluran kredit.
Annisa Sulistyo Rini | 07 Januari 2015 23:06 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Bank umum diminta meningkatkan sinergi dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terkaitUMKM.

Hal itu didasarkan pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 14/22/PBI/2012 tentang Pemberian Kredit atau Pembiayaan oleh Bank Umum dan Bantuan Teknis dalam Rangka Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Berdasarkan peraturan tersebut, di tahun ini bank umum harus memiliki porsi penyaluran kredit ke sektor UMKM sebesar 5% dari total penyaluran kredit.

Secara bertahap, porsi kredit ke UMKM akan meningkat menjadi 10% di 2016, 15% di 2017, dan 20% pada 2018.

Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia Joko Suyanto mengatakan BPR sebagai garda depan penyaluran kredit ke sektor UMKM tidak ingin bersaing dengan bank umum.

Dirinya berharap bank-bank umum dapat bermitra dengan BPR dalam menjalankan peraturan BI tersebut.

“Kita berharapnya bank-bank umum dapat bermitra dengan BPR, seperti meningkatkan linkage atau penyaluran kredit bank umum ke sektor UMKM melalui BPR. Seperti diketahui, BPR itu kan garda paling depan dalam penyaluran kredit ke UMKM,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (7/1/2014).

Kepada bank-bank perkreditan rakyat, Joko meminta untuk meningkatkan kinerja agar bank-bank umum tidak ragu untuk bekerjasama dalam menyalurkan kredit.

Kinerja BPR secara umum pada 2014 stabil, tercatat sebesar 15,59% hingga November 2014 atau melambat dari tahun lalu yang mencapai 20%.

Selain mengalami perlambatan kredit, non performing loan (NPL) BPR mengalami peningkatan.

Namun, peningkatan ini tidak terlalu besar dibandingkan November 2013.

NPL BPR tercatat menyentuh angka 5,35% atau meningkat sebesar 0,34% dari NPL November tahun lalu yang sebesar 5,01%.

“BPR itu strategis dilihat bank umum untuk kerjasama dalam menyalurkan kredit, harus ada peningkatan kinerja supaya bank umum tidak ragu bekerjasama,”  kata Joko.

Tag : bpr, kredit umkm
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top