SWASEMBADA GARAM: Ini Jurus KKP Tingkatkan Produksi Garam

Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memacu penggunaan geo membran dan Teknologi Uril Filter (TUF) untuk meningkatkan produksi garam.
Ihda Fadila | 07 Januari 2015 21:55 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memacu penggunaan geo membran dan Teknologi Uril Filter (TUF) untuk meningkatkan produksi garam dalam rangka mencapai swasembada garam nasional.

Direktur Permberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pengembangan usaha KKP Riyanto Basuki mengatakan hingga saat ini penggunaan geo membran masih berada di kisaran 20%-25% lewat program Pemberdayaan Usaha Program Rakyat (Pugar) yang pernah dilakukan.

"Kita seriusi Pugar. Menjadi bisa 50%-60%. Itu kita sudah bisa menggeomembran lahan-lahan garam. Dengan kualitas KP1," ujarnya saat konferensi pers Refleksi 2014 dan Outlook 2015 KP3K KKP, Rabu (7/1/2015).

Dia menambahkan dengan meningkatkan penggunaan geo membran ini, produktivitas garam dapat mencapai lebih dari 140 ton per hektar per musim.

Nantinya, target produksi garam rakyat tahun 2015 sebesar 3,3 juta ton dapat tercapai dari lahan seluas 28.000 hektar.

Riyanto mengatakan saat ini produktivitas garam rakyat masih sebesar 80 ton 90 ton per hektar per musim.

Sedangkan, produksi garam rakyat tahun lalu tercatat sekitar 2,5 juta ton dengan kualitas garam KP1 mencapai 35%.

"Per hari ini total produksi garam rakyat 2,5 juta sekian. Ini sudah mencapai target sebesar 2,5 juta ton," katanya.

Nantinya, dia mengharapkan dengan peningkatkan penggunaan geo membran, kualitas garam KP1 dapat mencapai 50%-60%.

Tag : garam
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top