Polemik The Interview: Sony Targetkan Penjualan Impas dari Online

Sempat menuai kotroversi dan ancaman dari Korea Utara, film layar lebar produksi Sony Pictures, The Interview, justru mendulang pundi-pundi keuntungan dari penjualan online dan rental hingga miliaran dolar.
Amanda Kusumawardhani | 10 Januari 2015 13:40 WIB
Sony juga memiliki rencana untuk merilisnya secara internasional. - Bisnis.com

Bisnis.com, LOS ANGELES—Sempat menuai kotroversi dan ancaman dari Korea Utara,  film layar lebar produksi Sony Pictures, The Interview, justru mendulang pundi-pundi keuntungan dari penjualan online dan rental hingga miliaran dolar.

Sebagian besar hasil penjualan yang ditaksir mencapai US$36 juta berasal dari online. Berdasarkan sumber Bloomberg pada Sabtu (10/1/2015), hasil penjualan tersebut bahkan menyentuh target 70%-80% dari yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kendati demikian, penjualan film melalui online bukanlah model yang direncanakan pada masa-masa mendatang. Pasalnya, jalur penjualan melalui online hanyalah merupakan pengeculian mengingat kondisi yang tengah terjadi.

Ketika dimintai tanggapannya, Michael Lynton, Chief Executive Officer Sony juga memiliki rencana untuk merilisnya secara internasional. “ Ini sedang berjalan. Kami sedang memproduksi DVD dan subscription streaming,” tambahnya.

Sumber : bloomberg

Tag : PERETASAN SONY PICTURES
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top