KKP Kembangkan Budidaya Kakap Putih

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengembangkan dan meningkatkan potensi budidaya laut yang diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.
Ihda Fadila | 24 September 2015 19:09 WIB
Kakap Putih. - JIBI

Bisnis.com,JAKARTA—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan dan meningkatkan potensi budidaya laut yang diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.

Salah satu usaha yang dilakukan adalah melakukan diversifikasi komoditas budidaya laut dan mengembangkan teknologi budidayanya, seperti yang dilakukan pada kakap putih.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto mengatakan, kakap putih adalah komoditas yang menjadi unggulan perikanan budidaya laut untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Saat ini, pengembangan budidaya kakap putih dilakukan melalui pelaksanaan Demonstration Farm (Demfarm) di karamba jaring apung (KJA) yang berlokasi di sekitar Perairan Belawan, Sumatra Utara.

“Target produksi kakap termasuk di dalamnya kakap putih di tahun 2015 adalah 312.500 ton. Target pertumbuhannya dalam kurun waktu lima tahun ke depan adalah 17,31% per tahun atau 589.800 ton pada 2019,” katanya lewat keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Kamis (24/9/2015).

Slamet menambahkan, KKP melalui Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam akan menyebarluaskan teknologi budidaya kakap putih ke masyarakat ,sehingga usaha budidaya ini dapat dilakukan secara efisien dan menguntungkan.

“Harga jualnya juga cukup bersaing, sekitar Rp60.000 – Rp70.000 per kilogram. Dengan waktu budidayanya sekitar enam bulan dari ukuran benih tebar sampai ukuran 500 gr atau dua ekor satu kilogram,” ujarnya. 

Tag : Budidaya Ikan laut
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top