Stok Menipis, Pakde Karwo Kirim Surat ke Jokowi Setop Ekspor Beras Antarprovinsi

Jatim Setop Ekspor Beras Antarprovinsi
Deliana Pradhita Sari | 02 November 2015 03:21 WIB
Beras - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, SURABAYA--Terbatasanya pasokan beras medium untuk kebutuhan raskin, membuat provinsi Jatim menyetop penyaluran beras ke provinsi lain di Indonesia.

Kepala Bulog Divisi Regional Jatim Witono membenarkan pihaknya tidak lagi menyuplai beras medium di beberapa provinsi di Indonesia Timur seperti Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Hal ini dilakukan berdasarkan instruksi Gubernur Jawa Timur untuk menyelamatkan stok beras medium di Jatim.

"Memang benar kami sudah menerima instruksi itu. Mulai bulan ini kami setop dulu eskpor antarprovinsi. Sebab, stok beras medium Jatim hanya cukup hingga lima bulan ke depan," katanya saat dihubungi Bisnis.com, Minggu (1/11/2015).

Ia menjelaskan ketersediaan stok beras Jatim untuk kebutuhan masyarakat miskin (raskin) masih cukup sampai Desember dan jatah bulan ke-13 dan 14.

Jumlah stok beras medium Bulog Jatim dari hasil pembelian petani sebanyak 246.000 ton. "Stok inilah yang dilarang keras oleh Gubernur untuk dikirim ke luar provinsi,” terangnya.

Menurutnya, stok tersebut cukup untuk alokasi raskin sampai Maret 2016 dengan asumsi kebutuhan beras medium sebanyak 45.000 ton per bulan. Sementara prediksi panen dari tanam akhir tahun ini baru dimulai awal Februari dan Maret mendatang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengambil langkah kebijakan menghentikan pengiriman beras kualitas medium ke provinsi lain.

Gubernur yang sering disapa Pakde Karwo itu bahkan telah menyurati presiden RI Joko Widodo untuk meminta izin tidak mengirim beras ke provinsi lain.

Langkah tersebut merupakan bentuk antisipatif Pemprov menjaga stok dalam provinsi. Pasalnya,  musim tanam awal tahun diperkirakan mundur karena musim hujan di kawasan Jawa Timur yang tak jua berkunjung.

Hal ini diakuinya berbeda dengan stok beras premium yang biasa digunakan untuk operasi pasar. “Kalau beras premium, stok Bulog Jatim masih banyak. Ini yang terbatas kualitas medium untuk jatah raskin yang biasa dikirim ke provinsi lain,” ujarnya.

Seperti diketahui, stok beras medium secara nasional saat ini sekitar 1,1 juta ton. Stok itu bakal dikeluarkan sekitar 500.000 ton pada Oktober dan November untuk raskin. Adapun jumlah penyaluran pada Bulan Desember akan dilakukan dua kali lipat seiring dengan rencana pemerintah menambah beras raskin.

Tag : Harga Beras
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top