Mahasiswa Unibraw Ciptakan Suplemen Herbal untuk Ayam

Mahasiswa Fakultas Pertanian bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (Unibraw) menciptakan produk splemen herbal untuk ayam negeri dengan harga yang terjangkau.
Choirul Anam | 02 Agustus 2016 22:49 WIB
Mahasiswa Fakultas Pertanian bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (Unibraw) menciptakan produk suplemen herbal untuk ayam negeri dengan harga yang terjangkau. - Ilustrasi/Istimewa

Bisnis.com, MALANG - Mahasiswa Fakultas Pertanian bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (Unibraw) menciptakan produk splemen herbal untuk ayam negeri dengan harga yang terjangkau.

M. Ihwan Yulianto, mahasiswa Fak. Pertanian Unibraw, salah seorang pencipta suplemen tersebut, mengatakan dewasa ini permintaan komoditas ternak untuk memenuhi kebutuhan protein hewani di masyarakat semakin banyak.

Hal tersebut membuat perkembangan peternakan ayam pedaging atau broiler dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

“Namun peternakan ayam broiler ini memiliki kelemahan yakni kurangnya efektivitas ransum, mudah terjangkit penyakit yang mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan tingginya angka mortalitas yang berpengaruh terhadap pendapatan peternak,” ujarnya di Malang, Selasa (2/8/2016).

Penggunaan pakan tambahan (feed additive) dapat meningkatkan produktivitas ayam broiler akan tetapi menimbulkan residu bagi konsumen yang mengkonsumsi telur dan daging ayam tersebut.

Karena alasan itulah, kelompok mahasiswa ini berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya menciptakan suplemen herbal untuk ayam broiler.

Dibimbing Osfar Sjofjan, dosen Fak. Pertanian Unibraw, bersama tim yang terdiri dari Bagus Ardiani (Fapet-2013), M. Ihwan Yulianto (Fapet-2013), Zaenal Abidin (Fapet-2013), Dwi Susan (Fapet-2014), Putri Ambarsari (FEB-2014) mengulas karya.

Karya tersebut berjudul “Neo-Herbalize: Usaha Suplemen Bioaktif Pengganti Antibiotik dan Antioksidan untuk Peternakan Ayam Pedaging Bebas Residu Berbasis Tanaman Herbal”. Dengan alamat situs http://prasetya.ub.ac.id/cmsub/javascript/tiny_mce/plugins/pagebreak/img/trans.gif

Menurut Ihwan, Indonesia merupakan negara yang kaya biodeversitasnya dengan ribuan jenis tanaman obat-obatan yang berpotensi sebagai bahan pakan tambahan (feed additive) maupun feed suplement.

Neo-Herbalize ini dibuat dari empon-empon seperti kunyit, temulawak, lempuyang, temu ireng, daun sirih serta Bakteri Asam Laktat (BAL) yang merupakan mikroorganisme non-patogen yang bermanfaat bagi saluran pencernaan ternak unggas.

Antibiotik dan suplemen berbasis tanaman herbal ini lebih aman dikonsumsi karena tidak mengandung residu kimia berbahaya dan menunjang peternakan unggas go-organik.

Hasil kreativitas mahasiswa UB ini lolos seleksi dan melaju ke ajang bergengsi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-29 yang akan diselenggarakan di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 7-12 Agustus mendatang.

Tag : unibraw
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top