Garuda dan Sriwijaya Air Picu Penumpang di Bandara Silangit Melonjak

Keberadaan maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air membuat jumlah penumpang di Bandara Silangit, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara meningkat signifikan.
Yudi Supriyanto | 20 Agustus 2016 00:19 WIB
Garuda Indonesia - wikimedia

Bisnis.com, TAPANULI UTARA - Keberadaan maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air membuat jumlah penumpang di Bandara Silangit, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatra Utara meningkat signifikan.

Direktur Layanan dan Fasilitas Bandara PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri mengungkapkan, jumlah penumpang di Bandara Silangit saat ini mencapai 15.000 orang setiap bulannya.

Dia menuturkan angka itu jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penumpang pada tahun lalu. Jumlah penumpang di Bandara Silangit pada 2015 secara keseluruhan mencapai 17.000 orang per tahun.

"Sejak ada rute [Jakarta-Silangit] Garuda dan Sriwijaya, jumlah penumpang capai 15.000 per bulan," kata Ituk, Jumat (19/8/2016).

Dia menambahkan kondisi tersebut membuat Bandara Silangit akan menghadapi lonjakan penumpang di masa datang. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan pengembangan terhadap Bandara Silangit, baik dari sisi darat maupun udara.

Terkait dengan pengembangan bandara pada sisi darat, dia mengungkapkan, pihaknya akan melakukan perluasan terminal dari 500 m2 menjadi 1.706 m2.

Dia mengatakan kapasitas terminal akan mencapai 100.000 orang per tahun dengan perluasan itu dari 35.000 penumpang per tahun. Adapun target pembangunan bandara dari sisi darat dapat selesai pada Desember 2016.

Sementara itu, pada sisi udara, pengembangan bandara terbagi menjadi dua, yakni overlay landasan dan perpanjangan serta pelebaran runway.

Dia mengungkapkan target penyelesaian pengembangan bandara overlay landasan pada Maret 2017. Adapun pengembangan terkait runway ditargetkan selesai pada Juli 2017.

Runway Bandara Silangit, ucapnya, akan memiliki panjang dan lebar 2.650 meter x 45 meter dari 2.400 meter x 30 m.

Pengembangan runway menjadi 2.650 meter x 45 meter dapat membuat pesawat Boeing 737-800 mendarat dan berdampak pada jumlah penumpang yang lebih banyak lagi.

Saat ini, runway Bandara Silangit baru bisa digunakan sepanjang 2.250 meter x 30 meter meskipun memiliki panjang 2.400 meter. Hal tersebut lantaran sepanjang 150 meter sedang dilakukan overlay.

Tag : garuda indonesia
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top