Inilah Cara Pindahkan Wisatawan Singapura dari Malaysia ke Indonesia

Banyak cara melakukan upaya memindahkan wisatawan Singapura yang saat ini lebih suka ke Malaysia agar mereka beralih ke Indonesia.
Lahyanto Nadie | 21 Agustus 2016 16:29 WIB
Diana memeragakan virtual reality untuk menyaksikan destinasi wisata di Indonesia dalam ajang Travel Revolution 2016 yang diikuti oleh 70 peserta dari Asia Timur, Asia Tenggara dan Eropa. - Bisnis/Lahyanto Nadie

Bisnis.com, SINGAPURA - Banyak cara melakukan upaya memindahkan wisatawan Singapura yang saat ini lebih suka ke Malaysia ketimbang ke Indonesia yang mencapai 13 juta kunjungan per tahun.

Sedangkan wisatawan yang ke Indonesia baru 1,8 juta saja. "Namun bukan dengan mengobral harga," begitu kata Sulaiman Shehdek, Country Manager Kementerian Pariwisata untuk Singapura.

Caranya adalah sbb:

Pertama, promosi yang lebih gencar dengan memperkenalkan destinasi yang disukai oleh warga Singapura.

"Makanya kita agresif promosi dengan mengikuti pameran seperti di Travel Revolution 2016 ini," katanya. Upaya melakukan edukasi kepada warga Singapura dan ekspatriat yang berada di negara jiran itu dilakukan secara kontinyu dan konsisten.

Kedua, menyiapkan penerbangan langsung dari Singapura ke 14 bandara di Indonesia.

Ketiga, menambah fasilitas dan layanan mulai dari pembangunan bandara dan pelabuhan hingga melengkapi internet di destinasi strategis.

Kelima, harga yang kompetitif mulai dari makanan, perjalanan di daerah wisata, hingga akomodasi.

"Namun kita tidak mengobral harga tetapi memberikan layanan yang costumized," katanya lagi kepada Bisnis.com (20/8/2016).

Travel Revolution 2016 yang diikuti oleh 70 peserta dari Asia Timur, Asia Tenggara dan Eropa, dikoordinasi oleh 24 agen perjalanan besar Singapura, termasuk Chanbrother Travel, CTC Travel, dan SA Tours yang berlangsung hingga hari ini (Minggu, 21/8/2016).

Kementerian Pariwisata yang membuka gerai di ajang tersebut, menampilkan destinasi unggulan. Guna menarik pengunjung panitia menyuguhkan pelayanan informasi pariwisata, gerai kopi, penampilan tim kesenian dengan kostum tradisional dayak, virtual reality gear hingga siluet oleh Priaji Kusnadi.

 

 

Tag : pariwisata, singapura
Editor : Lahyanto Nadie

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top