Persaingan Platform Online Perlu Banyak Local Knowledge

Perubahan yang sangat cepat di dunia digital karena Indonesia memaksa layanan perdagangan elektronik menerapkan strategi yang tak biasa
Lavinda | 06 Februari 2017 06:14 WIB
Ecommerce - alleywatch.com

Bisnis.com, JAKARTA—Perubahan yang bergerak sangat cepat di dunia digital Indonesia memaksa layanan perdagangan elektronik menerapkan strategi yang tak biasa yakni dalam jangka super-pendek. Bagaimana strategi bisnis platform belanja online asal Negeri Singa yang baru menjajakan pasar Indonesia tiga bulan terakhir? Bisnis mewawancarai Chris Antonius, Country Manager Honestbee Indonesia, berikut petikannya:

Bagaimana gambaran Anda tentang pasar perdagangan elektronik [e-commerce] Indonesia?e

Kami pikir pasar Indonesia sangat besar dan merupakan negara yang unik. Apalagi demand dan supply dalam hal belanja online dan pengiriman barang di kota-kota besar. Kalau [pelaku bisnis] masuknya dengan setengah hati tidak akan sukses.

Menurut Anda, apa kunci untuk sukses menakhlukkan pasar Indonesia?

Perusahaan jasa yang gagal di Indonesia kebanyakan karena mereka hanya tahu pasar yang besar tapi tidak tahu data dan local knowledge. Menurut saya, eksekusinya perlu banyak local knowledge. Intinya adalah layanan jasa yang optimal sesuai kebutuhan melalui pengetahuan lokal, dan kerja sama dengan mitra yang tepat.

Honestbee menunjukkan keseriusannya menjajaki pasar Indonesia karena dianggap sudah siap dan potensinya luar biasa. Di antara delapan negara yang dituju, Indonesia menjadi negara ketiga yang diluncurkan setelah Hongkong dan Taiwan, mendahului Malaysia, Thailand dan Filipina, bahkan Jepang.

Bagaimana investasi yang disiapkan Honestbee untuk berekspansi di Indonesia?

Sekarang kami burn cash [membakar uang] dulu pasti, untuk mitra. Kalau bicara tentang keseluruhan penggunaan internet di Indonesia, semua orang sedang membakar uang, tapi imbal hasil apa yang akan didapat setelah membakar itu titik kemenangannya. Tahap awal mengumpulkan mitra, branding awareness, langkah selanjutnya monetisasi dengan profit sharing atau iklan.

Strategi mengakselerasi kinerja?

Kami akan terus membuka diri untuk bermitra. Sebagai perusahaan independen, kami bebas melakukan kerja sama demi yang terbaik. Saat ini kami telah bekerja sama dengan sejumlah gerai seperti Transmart Carefour, Michelle Organic Corners, Stevan Meat Shop, Javara Indigenous Indonesia, Sababay Winery, Hatten Wines, Magnum Wines, The Cook Shop, Jakarta Fruit Market, Meruya Pet Shop dan Office 2000.

Kinerja Honestbee dalam tiga bulan terakhir?

Di Indonesia, diperkirakan sudah sebanyak 10.000 lebih unduhan. Sangat mudah untuk menyebutkan dalam angka, tapi angka tak ada artinya. Kami memperkirakan angka akan terus bertambah melihat jumlah pengguna internet di Indonesia yang sampai jutaan. Kami tentu punya cita-cita yang besar sekali, tapi semua dilakukan secara bertahap, tak mau langsung meloncat dalam langkah yang besar, jalurnya langkah kecil yang terus menerus.

Bagaimana rencana sekaligus proyeksi target perkembangan usaha?

Kami baru hadir di Indonesia 3 bulan terakhir. Secara persentase, tentu pertumbuhan akan meningkat pesat. Pergerakan dunia online terlalu cepat. Bahkan kami tak membuat perencanaan dalam 12 bulan ke depan, melainkan hanya dua bulan mendatang, karena situasi dan lingkungan digital berubah sangat drastis.

Tag : platform, ecommerce
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top