Teknologi Cloud Bakal Telurkan Bisnis Baru Senilai US$3 Triliun

Pengembangan bisnis cloud diperkirakan akan menumbuhkan lini bisnis baru yang dapat menghasilkan pendapatan hingga US$3 triliun.
Farodlilah Muqoddam | 12 April 2017 17:21 WIB
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, SHENZHEN - Pengembangan bisnis cloud diperkirakan akan menumbuhkan lini bisnis baru yang dapat menghasilkan pendapatan hingga US$3 triliun.

President of the Switch & Enterprise Gateway Product Line Huawei Kevin Hu mengatakan, bisnis baru senilai US$3 triliun itu berasal dari tiga lini bisnis baru yakni big data, internet of things (IoT), dan artificial intelligence.

“Akan mendorong pertumbuhan bisnis baru,” ujarnya dalam Huawei Analyst Summit 2017, Rabu (12/4/2017).

Di sisi lain, lanjutnya, teknologi cloud juga berpotensi meningkatkan kapasita bisnis tradisional yang sudah berjalan saat ini. Penggunaan teknologi cloud akan meningkatkan efisiensi hingga 30% sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan.

Sejumlah sektor bisnis yang telah memanfaatkan teknologi cloud dalam operasional bisnis mereka di antaranya adalah pendidikan, keuangan, transportasi, dan manufaktur. Teknologi cloud juga telah dimanfaatkan untuk institusi pemerintahan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini, sistem TI yang seluruhnya telah memanfaatkan cloud (all-cloud technology) Huawei telah berjalan di setidaknya 100 universitas, 80 hotel, 100 perusahaan ritel, dan 30 stadion yang tersebar di China dan berbagai belahan dunia.

Tag : cloud computing, huawei
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top