LG Berkomitmen Tingkatkan Teknologi Inverter yang Hemat Energi

Mengawali langkahnya di kuartal II tahun ini, PT LG Electronics Indonesia menyatakan kesiapan perusahaan menghadirkan ragam perangkat elektronik rumah tangga berbasis inverter.
Nindya Aldila | 12 April 2017 00:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Mengawali langkahnya di kuartal II tahun ini, PT LG Electronics Indonesia menyatakan kesiapan perusahaan menghadirkan ragam perangkat elektronik rumah tangga berbasis inverter.

Berbagai inovasi pun dibenamkan dalam koleksi besar yang tersebar dari AC, lemari es, mesin cuci hingga perangkat masak elektronik micro wave oven. Kehadiran koleksi ini dikatakan sekaligus menandai fokus perusahaan tahun ini yang bakal lebih ekspansif dalam pemasaran perangkat elektronik rumah tangga berbasis inverter.

Pilihan ini dibuat tak lepas dari keunggulan teknologi ini yang telah terbukti dan diakui lebih hemat listrik. Sementara di sisi lain, Langkah LG ini menurutnya sekaligus menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap kampanye hemat energi yang telah diinisiasi pemerintah Indonesia.

Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pemerintah telah menjalankan kampanye besar bertajuk Potong 10% sebagai gerakan yang bertujuan memperluas kesadaran terkait perilaku hemat energi.

“Dunia sedang bergerak menuju teknologi yang lebih baik dan ramah lingkungan. Sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari komunitas Indonesia sepanjang 26 tahun, menjadi kewajiban kami untuk lebih berperan aktif dalam perubahan ini melalui penyediaan perangkat elektronik berbasis inverter,” ujar Jaeyoung Lee, Presiden Direktur PT LG Electronics Indonesia seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima Bisnis.com, Selasa malam, (11/4/2017).

Pemanfaatan teknologi inverter sebenarnya memang bukan hal baru bagi LG. Bahkan pabrikan perangkat elektronik konsumer berbasis di Korea Selatan ini termasuk rajin mempromosikan teknologi ini pada beberapa tahun belakangan di Indonesia.

Kendati demikian, LG menyadari dengan hanya menawarkan penggunaan listrik lebih hemat ternyata tak cukup menarik perhatian orang berpindah pada teknologi ini.

Hal inilah yang menurut Jaeyoung Lee membuat koleksi perangkat elektronik rumah tangga inverter LG pada tahun ini menjadi istimewa.Berbagai inovasi disematkan yang mengoptimalkan kerja hemat listrik dari teknologi inverter.

Tak hanya itu, LG pun dikatakannya melengkapi keseluruhan koleksi ini dengan fitur pendukung kesehatan untuk memperkuat keberadaannya sebagai penunjang gaya hidup modern yang lebih peduli kesehatan.

“Keseluruhan koleksi ini menggambarkan keberhasilan sekaligus visi besar perusahaan membawa aplikasi teknologi inverter pada tingkatan lebih tinggi,” ujar Jaeyoung Lee.

Kehadiran AC LG Dual Cool Series dimaksudkan mendobrak pandangan masyarakat yang cenderung melihat AC inverter hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu.

Hal ini tak lepas dari ketersediaan AC inverter di pasaran yang memang selama ini terbatas pada jenis dengan peruntukkan bagi ruang berkapasitas besar.Padahal, AC inverter awalnya hadir sebagai inovasi bagi penyejuk ruangan yang hemat listrik namun tetap memberikan proses pendinginan lebih cepat.

Diperkenalkan di Indonesia, AC LG Dual Cool series akan menjadi AC inverter pertama dengan pilihan kapasitas pendinginan paling luas mulai dari ½ PK, ¾ PK, 1PK, 1 ½ PK hingga 2 PK. “Keberadaan AC LG Dual Cool Series menjadi jawaban LG bagi keluarga Indonesia yang menginginkan AC inverter yang sesuai dengan kapasitas berbagai ruang dalam rumah,” ujar Arief Sasono Aji, Product Marketing Head Residential AC PT LG Electronics Indonesia.

AC LG Dual Cool Series dikatakan dapat menawarkan proses pendinginan yang lebih cepat hingga 30% dan 70% lebih hemat listrik ketimbang AC konvensional.

Terlahir sebagai AC inverter, kecepatan mencapai suhu ruang yg diinginkan sejatinya telah dimiliki AC LG terbaru ini. Namun keberadaan fitur Jet Cool membuat pengguna dapat lebih mempersingkat proses pendinginan ruang.

Pada deretan lemari es, inovasi teknologi Inverter teraplikasi pada kompresor berdesain khusus yang dinamai LG Smart Inverter Compressor.Keunikan kompresor ini ada pada pengoperasian yang bertumpu pada satu tuas penggerak. Hal ini berbeda dengan kompresor konvensional yang memiliki empat bagian saling bergantung dalam pengoperasiannya.

Desain unik ini merupakan inovasi LG untuk mengoptimalkan kerja hemat listrik dari teknologi inverter sebagai basis teknologi kompresornya ini.

Keuntungan ini didapat dari minimalnya gesekan antar bagian kompresor menjadi satu titik gesek dibanding kompresor konvensional dengan empat bagian yang membuatnya memiliki empat titik gesek.

Dengan titik gesek lebih sedikit membuat energi yang dibutuhkan kompresor Smart Inverter lebih kecil. Keuntungan lainnya, minimalnya gesekan antar bagian menjadi hanya satu titik gesekan mengurangi tingkat kebisingan saat pengoperasian.

Dia mengklaim LG Smart Inverter Compressor mampu menghemat asupan listrik hingga 32%. Pengujian tersebut juga mengungkap kompresor ini mampu mengurangi kebisingan dalam pengoperasian hingga 25% lebih baik dibanding kompresor konvensional.

Seriusnya LG menciptakan lemari es hemat listrik yang sesuai dengan gaya hidup modern tak berhenti sampai di situ. Penamaan LG InstaView Door-in-Door justru dipilih mewakili inovasi LG untuk menekan konsumsi listrik lemari es ini sepanjang pemakaiannya.

Kerja hemat listrik pada lemari es ini semakin optimal dengan teknologi Door-in-Door yang mewujud dalam keberadaan kompartemen tersembunyi yang terletak pada salah satu bilah pintunya. Dikatakan tersembunyi karena letak kompartemen ini bak pintu rahasia dengan dimensi lebih kecil yang berada di lapis dalam bilah pintu utamanya. Untuk mengaksesnya, LG menyediakan tombol yang terletak pada bagian bawah bilah pintu ini.

Beralih ke ruang cuci, LG memperkenalkan LG TwinWash dengan drum cuci ekstra lega dipandang sebagai solusi pungkas mengatasi tumpukan pakaian kotor dalam satu kali pencucian. Selain hemat waktu dan energi, konsumsi air dan listrik secara keseluruhan akan lebih rendah karena tak perlu berulangkali mencuci. Namun dalam perjalanannya, mesin cuci tabung besar tak menyelesaikan seluruh soal. Perbedaan jenis bahan pakaian membutuhkan perawatan cuci berbedasehingga akhirnya pencucian tak dapat dilakukan sekali jadi.

 

Tag : lg
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top