30 Inovator Muda Asia Generasi Milenial: Inilah Gibran Huzaifah, Inovator Muda Indonesia

Mewakili generasi muda milenial, Gifran tampil sebagai sosok yang memiliki perhatian besar dalam mengembangkan taraf hidup peternak ikan.
Saeno | 13 April 2017 12:17 WIB
Gibran Huzaifah - linkedin.com

Bisnis.com, JAKARTA – Nama Gibran Huzaifah muncul dalam daftar 30 inovator muda Asia berusia di bawah 30 tahun. Mewakili generasi muda milenial, Gifran tampil sebagai sosok yang memiliki perhatian besar dalam mengembangkan taraf hidup peternak ikan.

Forbes dalam pengantarnya menyebut Gibran sebagai entrepreneur yang mengembangkan teknologi agrikultur.

Gibran adalah pendiri dan CEO eFishery, perusahaan rintisan atau startup yang memproduksi alat pemberi pakan cerdas yang diklaim mampu mengurangi jumlah pakan yang diberikan nelayan dengan efisiensi hingga 21%.

(foto Gibran Huzaifah di forbes.com)

eFishery mendapat pendanaan dari modal ventura dan didukung Ideosource dan Aquaspark pada September 2015.

Perusahaan rintisan ini disebutkan memiliki 17.000 tambak ikan dan udang dalam kelolaannya.

Pasar akuakultur di Indonesia sendiri, menurut Forbes, bernilai US5,4 miliar dan relatif belum tersentuh inovasi teknologi.

Dalam jangka panjang eFishery berencana mengembangkan produk yang sama untuk industri agrikultur lintas Asia.

Berawal dari Ikan Lele

Gibran bisa jadi harus berterima kasih pada ikan lele atas capaian prestasinya saat ini.

“Saya mulai merintis kewirausahaan pada tahun kedua perkuliahan saya,” ujar alumni ilmu biologi ITB tahun 2012 ini seperti tertulis di akun Linkedin miliknya, dikutip Kamis (13/4/2017).

Mulanya, tahun 2010, Gibran coba mengembangkan usaha ternak ikan lele dan terus berkembang hingga memiliki 83 unit kolam pembudidayaan.

(Kolam budidaya ikan/efishery.com)

“Setelah lulus dari ilmu biologi ITB 2012, saya melihat peluang untuk membantu mengembangkan teknologi untuk peternak ikan,” lanjutnya.

“Saya mulai membangun eFishery dan sekarang diakui sebagai salah satu yang paling startup terkemuka versi Agtech,” lanjutnya.

eFishery adalah usaha rintisan Internet of Things yang didukung dana ventura dan meluaskan usahanya ke negara lain di Asia seperti Bangladesh dan Thailand.

“Tujuan kami adalah membawa masa depan akuakultur yang akan membantu manusia menghadapi tantangan ketahanan pangan,” ujarnya.

Di luar eFishery, Gibran terlibat aktif Global Shapers Shapers Community Bandung Hub, juga menjadi co-founder Startup Bandung Community.

Terkait inovasi dan aktivitasnya, Gibran tercatat meraih sejumlah penghargaan antara lain:

  • Pemenang pertama Mandiri Young Technopreneur Award 2012
  • Best of the Best Young Entrepreneur 2013, Kementerian Koperasi dan UKM
  • Global Winner, Get In The Ring 2014, olimpiade startup di Rotterdam
  • Slush Global Winner 2014, Helsinki
  • Finalis Seedstars World Global, 2015, Geneva
  • Seputar Indonesia award 2015
  • Pemenangan Pertama Spark Fire Pitch, Global Entrepreneurship Summit 2015, Nairobi, Kenya.


(pemberi pakan cerdas, eFishery/efishery.com)

Sumber : linkedin/efishery

Tag : forbes, inovator
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top