Investor Malaysia Lirik Pariwisata Malut

Setelah Lombok dan Padang dibidik menjadi destinasi wisata halal di Indonesia, kini giliran Maluku Utara (Malut) mulai dilirik oleh pengusaha Malaysia untuk dikembangkan sebagai pariwisata halal.
Amanda Kusumawardhani | 17 April 2017 03:07 WIB
Morotai di Maluku Utara - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah Lombok dan Padang dibidik menjadi destinasi wisata halal di Indonesia, kini giliran Maluku Utara (Malut) mulai dilirik oleh pengusaha Malaysia untuk dikembangkan sebagai pariwisata halal.

Dalam The 1st North Maluku International Business Forum 2017 yang digelar pada 16-17 April 2017, delegasi Malaysia mengirimkan hingga lima orang perwakilan ke forum bisnis internasional pertama di Ternate tersebut.

“Kami ingin mengembangkan pasar terutama di Asia Tenggara sehingga mengajak Thailand, Filipina, Brunei dan Singapura untuk mengembangkan Global Halal Travel," kata Ketua Bahagian Internasional Dewan Perdagangan Melayu Putrajaya Malaysia Datuk Jamal Asyahidan, mengutip keterangan resminya, Minggu (16/4/2017).

Lebih lanjut, Jamal mengungkapkan Maluku Utara snagat berpeluang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata halal di Indonesia. Apalagi, letaknya yang dekat dengan Filipina, Malaysia dan Brunei akan mmembuat wisatawan mudah menuju Maluku Utara.

“Terlebih potensi alam Malut cukup mumpuni. Daerah ini masih alami sehingga masih banyak potensi yang bisa dikembangkan. Wisata halal akan sangat cocok karena mayoritas penduduknya Muslim," tambahnya.

Pada Oktober mendatang, Jamal akan mengajak lebih banyak lagi pengusaha asal Malaysia untuk melihat potensi Malut.

Pada saat yang sama, Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba mengatakan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) juga siap bersinergi dengan calon investor yang ingin mengembangkan wisata di Kabupaten Halsel.

Bahrain menyebutkan Halsel memiliki salah satu destinasi wisata favorit yang sedang dikembangkan yakni Pulau Widi. Pulau Widi di Halsel dikenal sebagai Maldives-nya Indonesia.

"Potensi keindahan Pulau Widi bisa dikembangkan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Halsel lewat pengembangan wisata," paparnya.
Pada Oktober 2017, Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka Widi International Fishing Turnamen (WIFT) yang akan dihelat Pemprov Maluku Utara dan Pemkab Halsel.

Ajang bertaraf internasional ini sekaligus ingin mengenalkan keindahan Pulau Widi kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Dengan adanya sejumlah agenda pariwisata di Malut, khususnya Halsel, dia berharap potensi dan keunggulan kawasan ini bisa menjadi daya pikat tersendiri bagi wisatawan maupun investor.

Tag : maluku utara
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top