Teknologi Makin Diserap Industri, Ini Prediksi ILO Soal Posisi SDM

Perkembangan teknologi membuat industri lebih memilih pekerja yang lebih terampil untuk mendukung dan mengelola teknologi.
Nurhadi Pratomo | 17 April 2017 13:35 WIB
Ilustrasi. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA-- Perkembangan teknologi membuat industri lebih memilih pekerja yang lebih terampil untuk mendukung dan mengelola teknologi.

Survei yang dilakukan ILO tentang Bagaimana Teknologi Mengubah Pekerjaan dan Dunia Usaha menyebut, saat ini lebih dari 60% pekerja yang menerima gaji pada industri padat karya di Indonesia menghadapi risiko tinggi. Pasalnya, posisi mereka rentan tergantikan oleh otomatisasi.

Laporan itu menyebut risiko pekerja yang akan terkena dampak otomatisasi di Indonesia antara lain 85% ritel, 64 tekstil, 60% otomotif

Lebih lanjut, lembaga itu mengimbau agar angkatan kerja melengkapi diri mereka dengan beberapa kemampuan agar dapat mengantisipasi perubahan teknologi. Syarat keterampilan utama yang dibutuhkan antara lain analis data dan teknologi informasi.

ILO Regional Office for Asia and Pacific Gary Rynhart menilai Indonesia saat ini separuh profesi di Indonesia sangat terpengaruh terhadap perubahan teknologi. 

“Pekerja middle skilled dengan pekerjaan rutin mesti mewaspadai tergantikan oleh adanya otomatisasi,” ujar Gary di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Dia menambahkan sektor otomotif dan manufaktur harus menjadi perhatian dalam perubahan akibat adanya terpaan teknologi. Menurutnya, para pemangku kepentingan perlu menaruh perhatian pada masa depan pekerjaan di sektor tersebut.

 

Tag : teknologi, tenaga kerja
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top