Angkutan Kereta Api Barang Bisa Diandalkan

Angkutan barang dengan menggunakan kereta api dinilai lebih bisa diandalkan dibandingkan dengan angkutan truk meskipun terdapat jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Yudi Supriyanto | 17 April 2017 12:37 WIB
PT KAI Divre III menggenjot usaha angkutan batu bara dengan menggandeng PT Gumay Prima Energi (PGE), anak usaha PT Royaltama Mulya Kencana (RMK). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Angkutan barang dengan menggunakan kereta api dinilai lebih bisa diandalkan dibandingkan dengan angkutan truk meskipun terdapat jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Akademisi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno mengungkapkan, jalan tol yang kemarin diresmikan masih berpotensi macet yang akhirnya menyebabkan biaya tinggi.

"Jalan rel bisa jadi unggulan," Kata Djoko, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Dia mengatakan, akses jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok dan jalur kereta api memang sama-sama dibutuhkan.

Hanya saja, paparnya, kereta api barang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan angkutan barang truk.

Tidak hanya itu, pelabuhan-pelabuhan besar di dunia biasanya lebih memprioritaskan angkutan barang berbasis rel.

Dia mengingatkan, penggunaan angkutan barang truk yang semakin banyak juga dapat merugikan negara lantaran hal tersebut juga berarti ada peningkatan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

"Yang rugi, akhirnya juga negara, penggunaan bahan bakar minyaknya [akan] lebih banyak," katanya.

Terkait dengan besaran peningkatan jumlah penggunaan angkutan barang truk ke Pelabuhan Tanjung Priok, dia mengungkapkan belum melakukan perhitungan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan akan terdapat penghematan, baik dari sisi waktu dan biaya dengan  beroperasinya jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok.

"Akan ada kemudahan berupa penghematan terhadap cost dan kepastian waktu. Sebelum ada tol kan lama, capek dan kurang aman. Jadi ini suatu lompatan besar," jelas Budi, Sabtu (15/4/2017).

Ia mengatakan, jajarannya beserta stakeholder terkait terus berupaya menjalankan amanat presiden yaitu untuk meningkatkan daya saing bangsa melalui peningkatan pelabuhan Tanjung Priok. 

Menurutnya ada tiga komponen yang dapat menekan biaya logistik yakni dari kapal, di terminal container, dan darat.

Tag : transportasi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top