Supply Chain Pakan Ternak Ruminansia Diperlukan

Guru Besar Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor Luki Abdullah menyampaikan perlu ada manajemen rantai suplai pakan untuk memajukan industri persusuan nasional.
Azizah Nur Alfi | 18 April 2017 15:25 WIB
Pekerja memberikan pakan ternak. - JIBI/Nurul Hidayat
Bisnis.com, JAKARTA - Guru Besar Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor Luki Abdullah menyampaikan perlu ada manajemen rantai suplai pakan untuk memajukan industri persusuan nasional. 
 
Luki menyampaikan selama ini peternak sapi perah bertindak sekaligus sebagai penyedia pakan ternak mereka. Akibat beban kerja tersebut, peternak tidak fokus dalam mengembangkan sapi perah mereka. 
 
Diketahui, peternak sapi perah masih menggantungkan pakan ternak melalui cara-cara tradisional, tanpa memperhitungkan stok hijauan pakan.  
 
Belum adanya rantai suplai hijauan pakan, maka peternak sapi perah mengandalkan jerami, ampas tahu, dan konsentrat sebagai pakan ternak. Padahal, hijauan pakan berkualitas merupakan kunci sukses bisnis sapi perah. 
 
Penemu tanaman indigofera sebagai pakan ternak sapi itu, telah melakukan study kelayakan usaha pakan ruminansia di beberapa tempat. Dari study kelayakan usaha tersebut diperoleh angka kebutuhan hingga kemampuan peternak mengembalikan dari hasil produksi susu. 
 
"Perlu ada pihak lain yang menjadi suplier pakan hijauan. Bisnisnya sudah kelihatan, tinggal investasi," tuturnya dalam Focus Group Discussion Percepatan Pertumbuhan Investasi UKM Bidang Peternakan Sapi Perah di Bogor, Selasa (18/4).
 
Sebanyak 67% kontribusi nutrisi didapat dari hijauan pakan yang tidak bisa digantikan oleh bahan lain. Sehingga untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan ternak, salah satunya melalui hijauan pakan yang berkualitas. Hijauan pakan dapat berupa silase, rumput odot, gajah Taiwan, Mulato. 
 
"Kuncinya hanya mengubah mindset ketergantungan pada ampas tahu dan jerami sebagai pakan sapi," imbuhnya. 
 
Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro menyampaikan belum banyak industri pakan ruminansia. Sehingga, koperasi peternakan sapi perah didorong mengembangkan unit usahanya pada produksi silase. Silase merupakan pakan berkadar air tinggi hasil fermentasi yang diberikan kepada hewan ternak ruminansia. 
Tag : pakan ternak
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top