Ini Strategi Kemenperin Tingkatkan Kualitas SDM Industri

Kementerian Perindustrian menggandeng 117 perusahaan dan 389 SMK dalam upaya menjalankan program pendidikan vokasi industri di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Lingga Sukatma Wiangga | 21 April 2017 20:08 WIB
Ilustrasi industri berbahan baku benang - Bloomberg/David Paul Morris

Bisnis.com, SEMARANG - Kementerian Perindustrian menggandeng 117 perusahaan dan 389 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam upaya menjalankan program pendidikan vokasi industri di Jawa Tengah dan Yogyakarta. 

Langkah prioritas ini bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang terampil sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.

“Di era persaingan global sekarang ini, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci sukses untuk bisa bersaing dan memenangkan kompetisi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri, Jumat (21/4/2017).

Menurutnya, sektor industri membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, tidak saja dari keilmuan, tetapi lebih diutamakan penguasaan keterampilan dan attitude dalam bekerja.

Pada tahap pertama, peluncuran program pendidikan vokasi industri yang dilaksanakan 28 Februari 2017 di Mojokerto, melibatkan sebanyak 50 perusahaan dan 234 SMK di Jawa Timur. Sebagai tindaklanjutnya, telah dilakukan penyelarasan kurikulum untuk 18 kompetensi keahlian bidang industri antara SMK dengan perusahaan. 

Kemenperin menargetkan program pembinaan dan pengembangan SMK yang link and match dengan industri, memiliki sasaran 1.775 SMK atau terdiri dari 845.000 siswa yang akan dikerjasamakan dengan 355 perusahaan sampai 2019.

“Untuk itu, selanjutnya akan diluncurkan secara bertahap program serupa, di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, serta di Sumatra dan wilayah Indonesia lainnya,” ujarnya. 

Tag : industri, smk
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top