PLN Distribusi Jatim Sumbang 1.000 Buku untuk Rumah Baca

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) menyiapkan sebanyak 1.000 buku yang akan disumbangkan ke beberapa rumah baca, badan arsip dan perpustakaan Kota Surabaya dan taman bacaan Bintang Mangrov.
Annisa Sulistyo Rini | 22 April 2017 01:09 WIB
Warga membaca buku koleksi taman baca masyarakat Gelaran Jambu di Monumen Simpang Lima Gumul, Kediri, Jawa Timur, Jumat (24/3) malam. - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) menyiapkan sebanyak 1.000 buku yang akan disumbangkan ke beberapa rumah baca, badan arsip dan perpustakaan Kota Surabaya dan taman bacaan Bintang Mangrov.

Pinto Raharjo, Deputi Manajer Kobiling PLN Distribusi Jawa Timur, mengatakan 1.000 buku yang akan disumbangkan tersebut tidak semuanya merupakan buku baru. Banyak terdapat buku bekas hasil sumbangan dari karyawan PLN yang masih bagus dan layak baca.

"Buku-buku tersebut merupakan sumbangsih dari seluruh jajaran pegawai dan manajemen PLN se-Jatim yg terdiri dari 17 area dan 1 Kantor Distribusi," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (21/4/2017).

Salah satu taman baca yang diberi buku oleh PLN adalah Taman Bacaan RW.01 Rajawali. Taman baca ini belum mendapat sumbangan buku dari pemerintah dan selama ini hanya mendapat buku dari sumbangan mandiri warga sekitar. Hal inilah yang menjadi dasar PLN memilih taman bacaan ini sebagai lokasi penyerahan buku untuk negeri.

Selain itu, semangat para pengurus yang senantiasa bekerja tanpa pamrih merupakan asset yang paling berharga yang harus didukung oleh berbagai pihak baik pemerintahan dan instansi atau lembaga lainnya seperti pln.

Oleh karena itu, PLN tergerak untuk mendorong pemenuhan kebutuhan buku untuk pendidikan sebagai jendela ilmu di taman bacaan ini. Hal ini pun diseleraskan dengan keberadaan taman bacaan yang sangat dekat dengan kantor pelayan PLN Rayon Indrapura.

Sehari sebelum peringatan Hari Kartini, Pinto dibantu beberapa staf, terus memilah jenis buku dan dikelompokkan sesuai isi dan muatan yang ada di buku.

"Hari ini kami sudah memilah jenis buku seperti buku sejarah, agama, tokoh nasional, ekonomi, cerita nabi, serta buku bancaan untuk pelajar," tuturnya.

Kegiatan sosial ini, kata Pinto rencananya akan dilakukan setiap tahun, khususnya dalam menyambut Hari Kartini dengan jumlah buku yang akan terus ditambah, mengingat ke depan PLN akan membuka untuk masyarakat yang ingin menyumbangkan buku bancaan yang tidak terpakai.

"Kami ingin peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi bermakna dengan kegiatan sosial. Apa yang kami lakukan merupakan awal untuk mewujudkan generasi muda yang gemar membaca, sehingga kedepan generasi muda Indonesia bisa semakin cerdas dan berwawasan luas," imbuhnya.

 

Tag : pln
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top