Hyperloop Siap Gelontorkan US$2,5 Juta Untuk Jakarta

Hyperloop Transportation Technologies atau HTT menyiapkan nilai kontrak US$2,5 juta dengan investor swasta untuk membangun kapsul Hyperloop di Jakarta.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 22 April 2017 13:28 WIB
Hyperloop - GeekWire

Bisnis.com, JAKARTA – Hyperloop Transportation Technologies atau HTT menyiapkan nilai kontrak US$2,5 juta dengan investor swasta untuk membangun kapsul Hyperloop di Jakarta.

CEO HTT, Dirk Ahlborn mengaku pihaknya kini sedang membangun kapsul Hyperloop dengan penumpang berskala penuh pertama di dunia dan berlokasi di Jakarta.

Perjanjian Hyperloop pertama di Asia Tenggara ini menandakan eksplorasi segera dari kelayakan sistem Hyperloop di Indonesia dengan fokus utama pada Jakarta, dan eksplorasi penuh dari transportasi Hyperloop yang menghubungkan Jawa dan Sumatra.

Saat ini, pihaknya tengah mencoba pendekatan pertama dengan penumpang untuk menjamin bahwa keamanan selalu menjadi hal yang paling penting.

“Ini telah menjadi hal yang krusial dalam pengembangan untuk melewati syarat-syarat sederhana dari kargo dalam upaya untuk menciptakan sistem yang lebih baik dan aman bagi semua orang,” ungkap Dirk melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Sabtu (22/4/2017).

Kapsul HTT ini dibangun dengan kolaborasi bersama Carbures S.A. (MaB: CAR), ahli terkemuka dari rangka pesawat dan bahan konstruksi terdepan di aeronautika dan aerospace.

Adapun spesifikasi akhir dari kapsul ini memiliki panjang 30 meter atau 98,5 feet, diameter 2,7 meter setara 9 feet, berat 20 ton, kapasitas penumpang 28-40 orang, dan kecepatan mencapai 1223 kilometer per jam.

Cofounder dan Chairman Carbures, Rafael Contreras mengatakan ini merupakan proyek yang sangat menarik karena memanfaatkan berbagai keahlian kami dan teknologi di seluruh dunia,

“Kami sangat senang untuk bekerja pada proyek inovatif, global, dan penting ini,” ungkap Rafael.

Sementara itu, anggota dewan HTT, Ramón Betolaza mengatakan, Carbures adalah pemimpin berkonsolidasi dalam dunia komposit struktural dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Pasalnya, Carbures memiliki lebih dari 1000 karyawan, delapan pabrik manufaktur, dan lima pusat teknik.

“Jadi, mereka merupakan rekan yang sempurna untuk HTT,” ungkapnya.

Tag : transportasi
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top