Danone AQUA & PERSI Jalin Kerja Sama

Danone AQUA dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) bekerjasama untuk meningkatkan kualitas air bersih rumah sakit di Indonesia melalui program Air Bagi Kesehatan\'
Amanda Kusumawardhani | 25 April 2017 22:01 WIB
Ilustrasi. - .

JAKARTA—Danone AQUA dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) bekerjasama untuk meningkatkan kualitas air bersih rumah sakit di Indonesia melalui program ‘Air Bagi Kesehatan’.

Kolaborasi ini sejalan dengan agenda pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan untuk memajukan mutu rumah sakit, di mana ketersediaan air bersih berkualitas demi keselamatan pasien (patient safety).

Program ‘Air Bagi Kesehatan’ akan disebar di 200 rumah sakit yang mampu menjangkau 10.000 tenaga medis dan 20.000 pasien serta komunitas pada tahun pertamanya. Danone AQUA juga akan memberikan konten edukasi mengenai keamanan air demi keselamatan pasien bagi rumah sakit dan masyarakat di 20 rumah sakit di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang dengan melibatkan 1000 tenaga medis.

“Danone AQUA memiliki prinsip memberikan kebaikan hidup pada setiap individu. Ini adalah kerja sama yang sinergis dan berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memajukan mutu rumah sakit di Indonesia,” ucap Leila Djafaar, Vice President General Secretary, Danone Indonesia, mengutip keterangan resminya, Selasa (25/4/2017).

Tidak hanya itu, perusahaan ini juga akan memberikan edukasi dalam pengelolaan dan pengawasan air bersih di rumah sakit, kami juga akan menyampaikan edukasi seputar pentingnya hidrasi berkualitas bagi masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat.

Nantinya, Danone AQUA bakal menggelar sebuah simposium di Jakarta yang melibatkan 1.000 praktisi medis, serta Hospital Expo yang menyasar 1000 tenaga medis lainnya.

Pada saat yang sama, Danone AQUA bakal meluncurkan webinar yang dapat diakses langsung oleh 2.100 petugas medis dan staf di 30 instansi rumah sakit di 5 kota besar tadi. Secara keseluruhan, program Air Bagi Kesehatan akan dapat menjangkau 35.000 orang yang terdiri atas 15.100 tenaga medis dan 20.000 komunitas.

Rencananya, rangkaian program edukasi pengelolaan dan pengawasan air berkualitas ini juga akan menjadi program nasional yang diterapkan di seluruh rumah sakit di Indonesia melalui 16 asosiasi yang dinaungi oleh Perhimpunan PERSI.

“Kami memiliki visi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia, dan salah satu poin untuk membantu merealisasikan hal tersebut adalah dengan mengelola serta mengawasi kesehatan lingkungan rumah sakit, khususnya penyehatan dan pengawasan kualitas air bersih,” kata Kuntjoro Adi Purjanto, Ketua Umum PERSI.

Setiap rumah sakit diwajibkan memiliki air berkualitas yang juga harus melalui proses pengujian kebersihan dan biokimia. Adapun ketentuan mengenai air bersih juga harus mengacu pada Permenkes No. 492 tahun 2010 yang menyatakan bahwa air yang aman bagi kesehatan adalah air yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, dan memenuhi persyaratan fisika

Berdasarkan ketentuan dari Akreditasi Nasional bidang Fasilitas Manajemen Keamanan (FMK), setiap rumah sakit harus memiliki surat jaminan kualitas dari pihak ketiga (penyedia sumber air), terutama bila terjadi kejadian bencana. Persyaratan sistem utilitas di rumah sakit pada syarat akreditasi juga mewajibkan ketersediaan air bersih dan listrik selama 24 jam dalam 7 hari.

Berdasarkan studi yang dilakukan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health pada 2016 lalu, sekitar satu per tiga dari 430 rumah sakit di 19 negara berkembang masih kekurangan air bersih yang mengalir sehingga dapat menyebabkan kontaminasi bakteri, seperti Legionella Sp., Pseudomonas Aeuruginosa, Nontubercolous Mycobacteri dan bakteri lainnya.

Kontaminasi bakteri tersebut dapat menyebabkan sejumlah penyakit seperti radang paru-paru, disentri, tifus, kolera dan hepatitis A. Ketersediaan air bersih di rumah sakit juga penting untuk memenuhi kebutuhan hidrasi dan sanitasi pasien, serta untuk kepentingan sterilisasi dan pengoperasian alat medis seperti ventilator, suction, oksigen/nebulator, pencucian linen, dan kebutuhan operasional lainnya.

Dalam hal ini, Kementerian Kesehatan memberikan dukungannya karena kerja sama ini menjadi salah satu wujud realisasi program kemitraan pemerintah dan swasta (public private partnership/3P) yang digalakkan oleh pemerintah.

“Inisiatif yang diusung oleh Danone AQUA dan PERSI ini merupakan perwujudan dari program pemerintah yang tertuang dalam 3P dan berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019,” jelas Andi Saguni, Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kesadaran pelaku dan pengelola rumah sakit mengenai pentingnya ketersediaan air bersih berkualitas untuk operasional rumah sakit, tetapi juga dapat meningkatkan daya saing dan mutu rumah sakit di Indonesia.

Tag : aqua
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top