Presiden Jokowi: Jangan Persulit Investor

Presiden Joko Widodo meyakini kemudahan perizinan akan berbanding lurus dengan meningkatnya minat perusahaan yang akan menanamkan modalnya di Indonesia.
Rio Sandy Pradana | 25 April 2017 16:26 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berada di Pabrik Krama Yudha Tiga Belrian - Tegar/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo meyakini kemudahan perizinan akan berbanding lurus dengan meningkatnya minat perusahaan yang akan menanamkan modalnya di Indonesia.

Kepala Negara mengatakan penyederhanaan perizinan yang menjadi program pemerintahannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak hanya mengejar nilai investasi. Namun, tujuan utama adalah dampak lanjutan atau multiplier effect yang akan didapat masyarakat.

"Oleh sebab itu, investor jangan dipersulit agar ekonomi kita bergerak dan supaya makin banyak rakyat kita yang mendapatkan pekerjaan," kata Jokowi saat meresmikan pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Selasa (25/4/2017).

Dia menambahkan salah satu contoh nyata adalah dengan komitmen peningkatan investasi oleh Mitsubishi Motors dengan membangun pabrik baru di Indonesia. Pabrik baru tersebut pada akhirnya mampu menyerap sekitar 3.000 lapangan kerja.

Pemerintah sedang getol mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri serta peningkatan investasi terus dilakukan. Tanah Air memiliki pasar yang besar dan mampu mendatangkan investor lebih banyak lagi.

Akan tetapi, pihaknya mengingatkan kemampuan sumber. Terlebih, kebijakan pemerataan ekonomi yang tengah digalakkan oleh pemerintah menjadikan kemampuan SDM sebagai salah satu pilar utama penerapannya.

Tag : jokowi, investasi
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top