DRY PORT CIKARANG : Lelang Jembatan Layang Tahun Ini

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan jembatan layang atau flyover Pasir Gombong di Jalan Akses Dry Port Cikarang, Bekasi dapat dilakukan tahun ini.
Yanita Petriella | 27 April 2017 21:01 WIB
Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono (tengah) meninjau Cikarang Bekasi Laut, Kamis (27/04/2017). - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan jembatan layang atau flyover Pasir Gombong di Jalan Akses Dry Port Cikarang, Bekasi dapat dilakukan tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono mengatakan bahwa lelang dan pembangunan jalan layang harus dilakukan pada tahun ini.

"Tahun ini lelang dan pembangunan. Ini harus segera karena sudah terlalu lama," ujarnya saat meninjau jalan akses Dry Port di Cikarang, Kamis (27/4/2017).

Pembangunan jembatan layang Pasir Gombong ini bertujuan untuk menghindari perlintasan sebidang yang terdapat di jalan akses kawasan Dry Port Cikarang.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Satuan Kerja Metropolitan I Jakarta Edyson Rombe menambahkan, pembangunan jembatan layang yang memakan biaya Rp40,90 miliar ini memiliki panjang 650 meter dan lebar 9 meter dengan dua lajur.

"Saat ini masih dalam permohonan izin agar pendanaan dan pembangunannya bisa multiyears, 2 tahun," ucapnya.

Sementara itu, untuk jalan akses Dry Port telah selesai dibangun pada akhir tahun lalu.

Pembangunan jalan akses Dry Port ini telah dilakukan sejak 2010 selama 6 tahun dengan total anggaran pembangunan mencapai Rp241 miliar.

Jalan akses Dry Port ini memiliki panjang 3,06 kilometer dengan lebar 7 meter yang berada di lahan seluas 7 hektare.

"Saat ini belum beroperasi karena masih menunggu evaluasi dan pengujian terlebih dahulu," katanya.

Selain itu, pekerjaan yang harus dilakukan di jalan akses Dry Port, yakni pengadaan peralatan tol; pengadaan portal dan marka; perkuatan lereng dan sheet pil; pembuatan drainase kawasan; hingga perlunya tambahan pelapisan 15 cm pada jalan.

"Dengan jalan akses Dry Port ini truk kontainer yang mau ke pelabuhan tak perlu melewati tol Jakarta—Cikampek. Bisa lewat jalan akses Dry Port dan kapalnya ada di Dry Port. Jalan akses ini dari pintu keluar gerbang tol Cikarang Utama, lalu menuju ke jalan existing kawasan hingga Dry Port," tutur Edyson.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top