Telkomsel Uji Jaringan Surabaya-Malang

Telkomsel) melakukan uji jaringan jalur mudik di area Surabaya-Malang melalui drive test pada Rabu (17/5).
Agne Yasa | 17 Mei 2017 12:52 WIB
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (paling kanan) mendampingi Menkopolhukam Wiranto (kedua dari kanan), Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua dari kiri), saat mencoba layanan Telkomsel di Kalabahi, Alor, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan Republik Demokrat Timor Leste, Selasa (23/8/2016). Telkomsel telah mengoperasikan 627 BTS yang berlokasi di perbatasan dengan Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina, dan Papua Nugini. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, SURABAYA - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melakukan uji jaringan jalur mudik di area Surabaya-Malang melalui drive test pada Rabu (17/5).

Indikator yang diamati dari drive test diantaranya kuat daya pancar BTS dan daya terima handset (coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan (CSSR), tingkat kontinuitas panggilan (CCSR/drop call). Kemudian, lamanya waktu pembangunan panggilan (call setup time), dan kualitas suara (MOS) serta kecepatan data (Data Throughput).

Deddy Firdaus, Network Quality Management Telkomsel, mengatakan selain drive test yang secara reguler dilakukan, pihaknya juga melakukan drive test menjelang Idulfitri bersama Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)

"Ada kriteria dari BRTI, semua operator dilakukan tes. Kami sampaikan, Telkomsel yang terbaik," ujar Deddy.

Dia menambahkan untuk persiapan Idulfitri ini dilakukan uji jaringan untuk 80 kota dengan minimum Base Transceiver Station (BTS) yang sudah internet ready atau 3G ready Di mana sebagian besar sudah 4G ready.

"Ada sekitar 137.000 BTS dan sekitar 70.000 sudah tersambung 3G baik itu di Sumatera maupun Jawa di daerah yang menjadi tujuan dan asal mudik. Ini semacam prototipe, di 80 kota baik jalur kereta maupun darat. Untuk kualitas voice maupun internet," katanya.

Deddy menambahkan secara nasional, layanan 4G LTE Telkomsel telah hadir di 480 kota dan kabupaten. "Akhir 2015-2016 ada di 80 broadband city. Target tahun ini bisa ditingkatkan di 150 broadband city," ujarnya.

Dia menambahkan pihaknya fokus sepanjang jalur mudik, jalur kereta dan titik-titik keramaian, seperti pelabuhan serta bandara. "Ini titik yang memengaruhi tingkat kepuasan pelanggan. Kami ingin mengukur tingkat kenyamanan pelanggan setiap melakukan panggilan telpon dan memakai akses data," ujarnya.

Adapun Drive Test Benchmark dilakukan oleh Telkomsel setiap bulan untuk mengukur kondisi kinerja jaringan di suatu kota dan jalan utama kendaraan bermotor maupun kereta api. Pengukuran yang dilakukan adalah layanan panggilan dan layanan data.

Pengukuran dilakukan pada 80 kota di Indonesia, 10 bandara internasional di Indonesia, dan jalur mudik serta jalur arus balik yaitu kereta api Jawa lintas utara dan selatan serta jalur darat Sumatera dan Jawa.

Andrias Indra, VP Network Operation Management Telkomsel, mengatakan selain drive test bisa juga dapat dilihat dominan jaringan Telkomsel di mana.

"Tahun kemarin sudah launching 4G. Bisa dilihat kualitas jaringan dari Surabaya, Malang dan Bromo untuk menjelang lebaran nanti. Jalur Surabaya Malang dipilih karena ada tol baru. Jatim juga menjadi tujuan mudik selain Jawa Tengah. Bromo juga menjadi tujuan menarik wisata Lebaran," ujarnya.

Sementara itu, Ali Imran, VP ICT Network Management Area 3 (Jawa, Bali, Nusra) Telkomsel mengatakan rute pemudik berdasarkan historikal tahun lalu, ada yang terbaru di Jawa Tengah, yaitu ada beberapa exit tol yang secara fungsional dibuka. Dia mengatakan hal ini terus diantisipasi untuk jaringan Telkomsel agar bisa melayani di jalur mudik.

"Untuk 4G sekitar 20% dari jalur mudik di Jawa Tengah. Di ibu kota kecamatan sudah dilayani. Jalur kereta di utara bisa 70% dicover, di selatan 40% bisa dicover. "Antisipasi lonjakan, kami meningkatkan kapasitas hingga empat kali," katanya.

Trihan Marsudi, Manager Service Quality Assurance Telkomsel Area Jawa Timur, mengatakan dari sisi tren secara nasional penggunaan suara (voice turun), adapun di Jawa Timur turun hampir 12%. Dia menambahkan untuk layanan data dari proyeksi naik di hari Idulfitri sekitar 130%.

"Untuk pelanggan mudik dari area Jakarta dan Bandung ke Jatim diperkirakan ada satu juta pelanggan sehingga di Jatim yang saat ini ada 15,5 juta pelanggan akan menjadi 16,5 juta di saat lebaran," katanya.

Tag : telkomsel
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top