Perkuat Jaringan Wilayah Timur, XL Siapkan Rp1 Triliun

PT XL Axiata Tbk. mengalikan belanja modal sebesar Rp1 triliun untuk penguatan kapasitas jaringan maupun penambahan infrastruktur BTS di wilayah timur pada tahun ini.
Amri Nur Rahmat | 26 Mei 2017 13:17 WIB
Peresmian peluncuran layanan jaringan XL 4G LTE di Kota Samarinda, Minggu (23/4/2017) - Bisnis/Nadya Kurnia
Bisnis.com, MAKASSAR - PT XL Axiata Tbk. mengalikan belanja modal sebesar Rp1 triliun untuk penguatan kapasitas jaringan maupun penambahan infrastruktur BTS di wilayah timur pada tahun ini.

Vice President XL North Region Handono Warih mengemukakan belanja modal (capital expenditure/capex) itu merupakan bentuk upaya perseroan dalam melakukan penetrasi di wilayah timur sekaligus menghadirkan layanan seluler terkhusus layanan data yang optimal.

Secara khusus, alokasi capex sebagian besar diarahkan untuk pengembangan BTS dengan kualifikasi 3G maupun 4G pada sejumlah daerah sasaran dan merupakan pula persiapan untuk implementasi layanan 4.5G pada masa mendatang.

"Pengerjaan fisik tengah berjalan, kami harap pertengahan semester kedua sudah rampung keseluruhan. Bahkan beberapa diantaranya sudah bisa difungsikan saat Ramadan dan Lebaran yang kerap mencatatkan lonjakan trafik," paparnya kepada Bisnis, Jumat (26/5/2017).

Di sisi lain, investasi agresif itu diproyeksikan pula mampu mendingkrak penguasaan pasar seluler perseroan di wilayah timur terutama pada kota-kota primer maupun sekunder yang mencatatkan kebutuhan layanan data signifikan.

Menurut dia, penguatan infrastruktur BTS selanjutnya bisa seiring dengan kualitas layanan terhadap pelanggan yang diproyeksikan bisa bertambah sebanyak 8 juta pelanggan pada tahun ini.

Untuk jangka panjang, ekspansi pada infrastruktur BTS berklasifikasi 3G menjadi perencanaan untuk daerah yang belum terjangkau termasuk pada wilayah yang masuk dalam kategori pelosok.

"Tidak hanya infrastruktur fisik, literasi juga kami gencarkan untuk produk layanan kami yang kompetitif, berorentasi pada layanan data, maupun voice dan SMS," ujarnya.

Sesuai dengan perencanaan, jumlah BTS yang bakal dibangun maupun ditingkatkan kapasitasnya sebanyak 1.342 titik, di mana 721 unit merupakan BTS berklasifikasi 4G sedangkan 621 unit untuk teknologi 3G.

Warih menjelaskan, ekspansi teknologi 3G masih terus digencarkan perseroan lantaran pengguna segmen ini masih sangat tinggi di wilayah timur kendati diupayakan untuk mengoptimalkan layanan 4G yang disiapkan XL.

GM Financial & Service Management XL North Region Mozes Haryanto Baottong menambahkan, setelah pembangunan BTS itu dirampungkan maka layanan perseroan ditopang oleh sekitar 3.500 unit BTS untuk wilayah timur.

"Khusus untuk penambahan BTS tahun ini, terkonsentrasi pada beberapa daerah prioritas seperti Sulsel, Kalbar dan Maluku. Tentunya melalui pertimbangan bisnis," paparnya.

GM Sales Operation XL North Region Ivan Priyahutama mengatakan penguasaan pasar perseroan pada beberapa kota di wilayah timur diakui masih dalam level yang relatif kecil.

Sehingga, lanjut dia, serangkaian perencanaan pembangunan BTS diharapkan bisa terakselerasi seiring dengan penyediaan layanan yang berkualitas.

"Sebagai gambaran, pembangunan BTS di Sulsel pada tahun ini diperkirakan coverage untuk layanan 3G sudah bisa mencapai 94%. Jika ini terwujud, tentu positifnya ke market share kami, dan ini sifatnya berkelanjutan termasuk ke area lain di wilayah timur," ucapnya.
Tag : xl axiata
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top