MUDIK LEBARAN 2017: ASDP Prediksi Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Merak H-5

Memasuki H-5 Lebaran, pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan diprediksi ramai berdatangan di Pelabuhan Merak mulai Selasa (20/6/2017) malam ini.
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 | 20 Juni 2017 15:20 WIB
Ratusan truk yang akan menyeberang ke Pulau Sumatra terjebak antrean panjang di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (17/6). - Antara/Asep Fathulraman

Bisnis.com, JAKARTA - Memasuki H-5 Lebaran, pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan diprediksi ramai berdatangan di Pelabuhan Merak mulai Selasa (20/6/2017) malam ini.

Berdasarkan catatan dari Posko Merak yang direkap sejak Senin (19/6) pukul 08.00 hingga Selasa pukul 08.00 pagi, walau mengalami penurunan dibanding tahun lalu, sekitar 57.384 orang penumpang telah menyeberang ke Bakauheni, Lampung.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Tommy L Kaunang mengatakan meski kepadatan penumpang pada H-5 tidak setinggi realisasi tahun lalu, diperkirakan arus penumpang akan mulai meningkat malam ini.

"Sejak H-7 atau Minggu (18/6/2017) hingga Selasa (20/6/2017) dini hari arus penumpang belum signifikan khususnya pejalan kaki. Relatif masih sepi. Diperkirakan mulai nanti malam dan besok akan mulai ramai sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada Kamis (22/6/2017) dan Jumat (23/6/2017)," ujar Tommy, dikutip dari siaran pers ASDP pada Selasa (20/6).

Data produksi hingga pukul 08.00 pagi ini mencatat trip kapal mencapai 127 trip selama 24 jam, atau naik 30,9 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 97 trip.

Adapun, total penumpang mencapai 57.384 orang atau turun 20,3% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 72.033 orang, yang terdiri dari pejalan kaki 9.795 orang atau turun 21,1% dibandingkan tahun lalu 12.421 orang, dan penumpang di dalam kendaraan 47.589 orang atau turun 20,4% dibandingkan tahun lalu 59.612 orang.

Lalu, jumlah sepeda motor 2.977 unit atau turun 33,6% dibandingkan tahun lalu 4.486 unit, roda 4(kendaraan kecil) sebanyak 6.415 unit atau turun 19,9% dibandingkan tahun lalu 8.008 unit, bus 392 unit atau turun 3,9%, truk 1.675 unit atau naik 30,4% dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.285 unit, dan jumlah kendaraan roda 4 lebih 8.482 unit atau turun 12,6% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 9.701 unit.

Sehingga jumlah total kendaraan mencapai 11.459 unit atau turun 19,2% dibandingkan tahun lalu sebanyak 14.187 unit.

Secara total, dari H-10 hingga pagi ini, tercatat jumlah penumpang yang telah diseberangkan mencapai 254.556 orang atau naik 19,1% dibandingkan tahun lalu yang hanya 213.710 orang. Lalu, untuk roda dua, tercatat 10.120 unit atau naik 2,4% dibandingkan dengan tahun lalu 9.861 unit, roda empat mencapai 22.622 unit atau naik 5,1% dibandingkan tahun lalu 21.515 unit. Roda empat/lebih tercatat 36.461 unit atau naik 6,8% dibandingkan tahun lalu yang hanya 33.530 unit. Sehingga total kendaraan seluruhnya mencapai 46.601 unit atau naik 7,3% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 43.411 unit.

Tommy tetap mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap waspada, dan menjaga kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran, serta tetap tertib saat berada di pelabuhan maupun di atas kapal.

"Pemudik tidak perlu khawatir berdesakan saat berada di loket, karena jumlahnya sangat memadai. Tahun ini, loket penumpang pejalan kaki tersedia 33 loket atau bertambah 20 loket dibandingkan reguler sebanyak 13 loket. Sedangkan loket untuk sepeda motor juga ditambah 13 loket dari 4 loket reguler menjadi 17 loket. Dan untuk roda empat dari reguler yang hanya 8 unit, ditambah 9 loket menjadi 17 loket unit tahun ini," jelasnya.

Tim peliput: Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, dan Yanita Petriella

Sumber : Tim Jelajah

Tag : mudik lebaran
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top