Aperlindo Dorong Bangun Pabrik Lampu di Makassar

Aperlindo merencanakan untuk membangun pabrik senilai US$2 juta di Makassar dengan kemampuan produksi 20-30 juta lampu per tahun.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 10 Juli 2017 17:32 WIB
Lampu hias. - Ilustrasi/Solopos.com/JIBI Photo

Bisnis.com, JAKARTA -- Aperlindo merencanakan untuk membangun pabrik senilai US$2 juta di Makassar dengan kemampuan produksi 20-30 juta lampu per tahun.

John Manoppo, Ketua Umum Asosiasi perlampuan indonesia (Aperlindo), menyampaikan akan memperluas jaringan manufaktur lampu sampai ke Makassar. Hal ini guna mendukung persebaran kawasan industri seperti yang diintruksikan oleh pemerintah mengenai pembangunan pabrik yang didorong untuk tidak hanya terpusat di Jawa.

"Kami masih mencari mitra bisnis lokal dari Makassar yang sesuai dengan rencana pembangunan pabrik ini. Dari anggota Aperlindo beberapa sudah mengatakan ketertarikannya," kata John kepada Bisnis, Senin (10/7/2017).

John menambahkan, jumlah produksi yang dapat dihasilkan oleh pabrik yang akan berlokasi di Makassar tersebut ditargetkan mencapai 20-30 juta unit per tahun. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penjualan.

"Kami telah memperhitungkan bahwa dengan investasi US$2 juta sudah cukup untuk membangun pabrik di sana. Hal tersebut mengingat kami akan bermitra dengan industri domestik sehingga bisa menghemat dana," ujarnya.

Aperlindo mengatakan, jika dilihat secara geografis, lokasi Makassar akan lebih menguntungkan industri lampu. Aperlindo menilai beberapa daerah terdekat seperti Maluku, Papua, Kalimantan Timur, dan derah timur lainnya bisa menjadi pangsa pasar yang potensial.

"Asosiasi ingin mengekpasndi pasar di wilayah Indonesia timur yang saat ini belum terlalu terjamah oleh industri. Di Sulawesi dan sekitarnya lampu tidak hanya dibutuhkan oleh rumah tangga namun juga oleh pebisnis properti dan nelayan," ujarnya.

Aperlindo akan menyasar pangsa pasar sebanyak 3 juta rumah tangga di Sulawesi, tidak hanya itu pasar seperti Filipina menjadi salah satu target penjualan.

Jenis lampu yang akan diproduksi di Makassar bertipe lampu hemat energi (LHE), light emitting diode (LED), dan lampu perikanan, yakni produk yang secara khusus digunakan nelayan.

Lampu perikanan yang akan diroduksi oleh Aperlindo berjenis LED, yaitu produk yang sudah lebih maju dibandingkan dengan yang biasa digunakan nelayan seperti lampu mercuri dan halogen. Penggunaan lampu perikanan dari Aperlindo akan menghemat energi sekitar 10% dibandingkan dengan lampu konvesional nelayan.

Sementera itu, John menyatakan, berencana untuk memulai kerja sama dengan koperasi di Makassar sebagai mitra di bagian retail lampu.

"Kami lebih memilih koperasi sebagai mitra penjualan karena mereka sudah memiliki perizinan yang jelas seperti SIUP, selain itu ada sistem bagi hasil yang bermanfaat bagi para anggota koperasi," katanya.

John mengungkapkan koperasi juga terpilih karena setiap perusahaan swasta dan badan usaha milik negara (BUMN) dipastikan memiliki koperasi pegawai.Dengan adanya koperasi pegawai di setiap lini maka akan menghantarkan pengusaha lebih dekat kepada konsumen.

Selain itu, koperasi yang sesuai kriteria Aperlindo adalah yang memiliki fasilitas seperti mini market yang berfungsi sebagai tempat dijualnya lampu.

Tag : lampu, aperlindo
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top