Ingat, Pembatasan Operasional Truk Dimulai Kamis 31 Agustus

Angkutan barang truk yang dilarang beroperasi tersebut, antara lain kendaraan truk bahan bangunan, kereta tempelan atau kereta gandengan, serta kendaraan kontainer, dan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu tiga atau lebih.
Yudi Supriyanto | 29 Agustus 2017 16:37 WIB
Truk melintasi Jalan Diponegoro di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/6). - Antara/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengingatkan angkutan barang truk akan dilarang beroperasi di beberapa ruas jalan tol dan nasional mulai Kamis (31/8/2017) pukul 12.00 WIB – Jumat (1/9/2017) pukul 12.00 WIB dan Minggu (3/9/2017) Pukul 06.00-23.59 WIB.

Plt Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan mengatakan, pembatasan operasional truk tersebut untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada saat libur panjang Iduladha 2017.

Angkutan barang truk yang dilarang beroperasi tersebut, antara lain kendaraan truk bahan bangunan, kereta tempelan atau kereta gandengan, serta kendaraan kontainer, dan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu tiga atau lebih.

“Sesuai Surat Edaran Dirjen Perhubungan Darat Tahun 2017, pembatasan kendaraan angkutan barang mulai berlaku pada tanggal 31 Agustus 2017 pukul 12.00 WIB sampai dengan 1 September 2017 pukul 12.00 WIB dan tanggal 3 September 2017 pukul 06.00 sampai dengan 23.59 WIB,” kata Hengki, Jakarta, dalam siaran pers yang diterima Bisnis pada Selasa (29/8/2017).

Dia menambahkan, ruas jalan tol dan nasional yang tidak diperbolehkan dilewati oleh angkutan barang truk tersebut antara lain ruas jalan tol Jakarta-Cikampek-Brebes Timur, ruas jalan tol Jakarta-Purbaleunyi, ruas jalan tol Merak-Jakarta.

Kemudian, ruas jalan tol Prof. Soediyatmo, jalan nasional Gilimanuk-Denpasar, dan jalan nasional Surabaya-Jombang-Kertosono-Madiun-Surakarta.

Hengki juga menambahkan, waktu pemberlakukan larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang dapat dievaluasi berdasarkan pertimbangan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tag : transportasi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top