Daya Beli Dinilai Lesu, Aprindo Minta Diskon Tarif Listrik ke Pemerintah

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berencana meminta keringanan atau diskon biaya pemakaian listrik untuk meningkatkan produktivitas dunia usaha yang kini lesu
Amanda Kusumawardhani | 13 September 2017 22:09 WIB
Ilustrasi. - .

Bisnis.com, JAKARTA--Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berencana meminta keringanan atau diskon biaya pemakaian listrik untuk meningkatkan produktivitas dunia usaha yang kini lesu.

Usulan ini merupakan salah satu strategi efisiensi peritel untuk menghadapi ketatnya persaingan usaha dan berubahnya gaya konsumsi masyarakat.

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengatakan komponen energi berkontribusi hingga 30% dari total biaya operasional peritel.

"Di beberapa industri hulu diskon energi sudab dilakukan, maka apakah dimungkinkan bisa dilakukan kepada peritel yang merupakan industri hilir ini," jelasnya di Jakarta, Rabu (13/9).

Startegi efisiensi ini sebenarnya sudah dilakukan sejak awal 2016 ketika industri ini mulai mencatatkan kinerja perlambatan.

Dia menyebutkan beberapa peritel bahkan sudah melakukan efisiensi energi dengan mengganti semua lampu dengan lampu hemat energi.

Tak hanya itu, tingkat kesejukan di dalam toko juga tidak lepas dari pertimbangam efisiensi. Di kala toko masih sepi, peritel bahkan mengecilkan suhu air conditioning (AC) untuk menghemat listrik.

Tag : toko modern
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top