KCIC Berencana Ajukan Pencairan Pinjaman Tahap Pertama

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) berencana mengajukan pencairan dana pinjaman tahap pertama kepada China Development Bank (CDB) setelah keluarnya surat keputusan penetapan lokasi dari Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Yudi Supriyanto | 15 September 2017 17:37 WIB
Truk melintas di area proyek konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kawasan perkebunan Walini Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (17 - 3).Antara/Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) berencana mengajukan pencairan dana pinjaman tahap pertama kepada China Development Bank (CDB) setelah keluarnya surat keputusan penetapan lokasi dari Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Direktur Utama PT KCIC Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan, surat penetapan lokasi pembangunan jalur dan stasiun di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat tersebut merupakan salah satu syarat untuk mengajukan pencairan dana pinjaman.

”Surat Keputusan Penetapan Lokasi ini merupakan salah satu syarat untuk mengajukan pencairan dana pinjaman. Semoga prosesnya lancar, sehingga kami dapat mengejar penyelesaian pembangunan proyek sesuai target waktu," kata Hanggoro, dalam keterangan pers yang diterima Bisnis pada Jumat (15/9/2017).

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 593/Kep.793-Pemksm/2017 tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Trase dan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di wilayah Jawa Barat.

Dijelaskan, rencana pengadaan tanah sekitar 669,63 Hektare (Ha) untuk membangun trase dan stasiun di wilayah Jawa Barat telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak 7 September 2017.

Dengan keluarnya surat keputusan tersebut, dia menambahkan pemilik tanah di lokasi sepanjang trase dan stasiun yang akan dibangun pada proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung dilarang melepaskan tanahnya kepada orang lain di luar kepentingan pembangunan proyek tersebut.

Hal tersebut, ungkapnya sesuai dengan diktum keempat surat keputusan penetapan lokasi yang telah ditandatangani Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Terbitnya surat keputusan gubernur Jawa Barat tentang penetapan lokasi tersebut, dia menjelaskan melengkapi surat Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota DKI Jakarta Nomor 1438/2017 tentang Penetapan Lokasi Untuk Pembangunan Jalur Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.

Surat keputusan penetapan lokasi untuk pembangunan jalur kereta cepat Jakarta – Bandung dari Pemprov DKI Jakarta tersebut, ungkapnya, terbit pada 31 Juli 2017.

 "Penetapan Lokasi ini akan memberikan kepastian hukum dari pengadaan tanah terhadap trase yang akan dilalui kereta cepat dan lokasi stasiun di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta lebih terjamin,” katanya.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung seharusnya dapat selesai sesuai dengan target jika tidak ada masalah teknis pada proyek tersebut. 

 

 

Tag : Kereta Cepat
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top