SEKTOR RITEL: Hypermart Punya CEO Baru. Saucer Gantikan Trinder

PT Matahari Putra Prima Tbk. hari ini mengumumkan penggantian CEO untuk periode setahun ke depan.
Annisa Margrit | 18 September 2017 15:45 WIB
Gerai Hypermart Mall Bali Galeria, Kuta. - .Bisnis/Feri Kristianto

 

Bisnis.com, JAKARTA--PT Matahari Putra Prima Tbk. hari ini mengumumkan penggantian CEO untuk periode setahun ke depan.

Dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis.com, Senin (18/9/2017), perusahaan ritel yang mengelola Hypermart itu mengangkat William Travis Saucer sebagai CEO interim menggantikan Noel Trinder. "

Dewan perusahaan berkeyakinan penuh bahwa Saucer, dengan pengalaman dan pengetahuan beliau atas pasar ritel Indonesia dan perseroan, akan secara efektif memberikan bimbingan dan memimpin proses yang tepat guna atas efisiensi dan pertumbuhan," papar perseroan.

Perusahaan yang bernaung di Grup Lippo itu juga menyatakan telah memulai proses pencarian kandidat CEO yang permanen.

Saucer disebut telah bergabung dengan Lippo sejak 2006 dan pernah menjabat sebagai Chief Executive Matahari Department Store sampai 2012. Sejak 2013, dia memegang posisi sebagai komisaris PT Matahari Department Stores Tbk. (LPPF) dan komisaris independen di Matahari Putra Prima (MPPA).

Sebelum pindah ke Indonesia, Saucer mulai berkarier di JC Penney and Saks pada 1973 dan telah menjabat di berbagai posisi termasuk CEO McRae's pada 1998. Secara keseluruhan, dia sudah memiliki pengalaman selama 37 tahun di dunia ritel.

"Di bawah kepemimpinan Saucer, manajemen MPPA akan tetap fokus pada penguatan proposisi nilai tambah bagi pelanggan, inovasi, dan pada saat yang sama juga meningkatkan efisiensi operasional serta melanjutkan memberdayakan tim yang kuat terdiri dari kombinasi talenta lokal dan manajemen ekspatriat," lanjut perseroan.

Selanjutnya, Trinder akan menjabat sebagai Head of Lippo Group's Consumer Retail Division. Dia bergabung dengan Matahari Putra Prima pada 2003 sebelum pindah. Pada 2014, dia kembali bergabung sebagai CEO perseroan.

Saat ini, Hypermart memiliki lebih dari 289 gerai multi format yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Perseroan mengklaim selama 12 tahun, pendapatan tumbuh 37% CAGR dan melayani lebih dari 15 juta konsumen tiap tahunnya. Peritel ini juga memunyai 3.168 pemasok. 

Tag : hypermart
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top