Cemindo Siap Dukung Program Infrastruktur di Indonesia Timur

PT Cemindo Gemilang, produsen Semen Merah Putih, siap mendukung program infrastruktur di kawasan timur Indonesia sebagai salah satu bentuk pemerataan ekonomi di negeri ini.
Bambang Supriyanto | 19 September 2017 18:40 WIB
Andre Vincent Wenas, Direktur PT Cemindo Gemilang bersama Corporate Public Relation Nugraha Amijaya di stand Semen Merah Putih dalam pameran pameran Expo Indonesia Future City di Hall 5-7 ICE BSD - Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Cemindo Gemilang, produsen Semen Merah Putih, siap mendukung program infrastruktur di kawasan timur Indonesia sebagai salah satu bentuk pemerataan ekonomi di negeri ini.
 
Program pembangunan infrastruktur di KTI menjadi salah satu fokus utama proyek Nawacita Presiden Jokowi.

“Kami punya harapan yang besar bahwa Indonesia Timur ini bisa bertumbuh, dan kami siap mengiringi inisiatif pemerintah membangun infrastruktur, mulai dari jalan, bendungan, listrik, airport, pelabuhan, waduk, hingga ke properti,” kata Andre Vincent Wenas, Direktur PT Cemindo Gemilang, Selasa (19/9/2017).

Menurutnya, pemerintah juga akan merealisasikan percepatan jalur komunikasi dan konektivitas di KTI. “Sudah ada pembahasan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bahwa Palapa Ring Timur Indonesia akan direalisasikan sehingga orang tidak menjadi tertinggal lagi meskipun berlokasi di Indonesia Timur,” ujarnya.

Andre menilai, pembangunan infrastruktur dan komunikasi akan memicu pertumbuhan yang lebih pesat di Indonesia Timur, karena kontektivitas dengan daerah lain akan makin lancar. “Walaupun orang tinggal di Merauke, Timika, Ambon, Kupang, tapi jika mereka terkoneksi dengan internet, jalur komunikasi yang cepat, mereka tidak akan tertinggal, dan semua informasi akan update, itu akan mendorong orang-orang bermigrasi ke sana,” paparnya.

Khusus untuk pasar Indonesia Timur, lanjutnya, Cemindo Gemilang sebagai produsen Semen Merah Putih juga sudah menjalin kerjasama operasi (KSO) dengan Semen Kupang sejak 5 tahun lalu. Tujuan kerja sama operasi itu untuk memasok semen di KTI.

Selain KTI, Andre menilai, pembangunan infrastruktur pemerintah juga sebaiknya difokuskan ke daerah tertinggal. Bahkan, di Pulau Jawa sendiri masih ada daerah yang dikategorikan daerah tertinggal. “Ini yang harus diperhatikan. Utamanya, di daerah Banten selatan, Pulau Jawa bagian selatan, itu yang harus diseimbangkan juga pembangunannya. Dan tentunya kami sangat mendukung hal-hal seperti itu,” jelasnya.

Dia menambahkan, sudah menjadi tugas pemerintah untuk mencukupi kebutuhan sandang, pangan, dan papan seluruh rakyat, termasuk di daerah Indonesia Timur dan di daerah-daerah tertinggal. “Sampai saat ini kita tahu kebutuhan yang tercukupi itu adalah sandang dan pangan. Sedangkan papan itu masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, dan disinilah kami bisa berkontribusi besar,” ujarnya.

Andre meyakini dengan strategi pemerintah membangun infrastruktur seperti saat ini, pekerjaan rumah di bidang papan akan dapat lebih cepat dicukupi untuk kebutuhan rakyat secara luas. “Kami yakin arah pemerintah sudah benar dan akan memicu pembangunan properti dalam 2-3 tahun ke depan. Saat itulah industri semen akan booming. Kami akan menyiapkan daya dukung untuk pembangunan itu,” katanya.

Menurutnya, salah satu program di bidang papan (properti), kata dia, Cemindo juga berpartisipasi dalam program bedah rumah yang diadakan pemerintah.  Berbagai produk dan kegiatan kepedulian masyarakat yang telah dilakukan Semen Merah Putih juga ditampilkan dalam pameran Expo Indonesia Future City di Hall 5 - 7 ICE BSD, pada 14 – 24 September.  


Tag : infrastruktur
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top