CCCC Jajaki Sejumlah Proyek Infrastruktur di Indonesia

China Communications Construction Company Ltd (CCCC) tengah menjajaki beberapa proyek infrastruktur di Indonesia, yang saat ini masih dalam proses feasibility study.
Mia Chitra Dinisari | 22 September 2017 12:56 WIB
Vice President CCCC Peng Dapeng dan Yao Yanmin, Director of Party Work Office and General Manager of Corporate Culture Department CCCC

Bisnis.com, BEIJING: China Communications Construction Company Ltd (CCCC) tengah menjajaki beberapa proyek infrastruktur di Indonesia.

Peng Dapeng Vice President CCCC mengatakan pihaknya saat ini tengah menjajaki sebanyak lebih dari 10 proyek infrastruktur di Indonesia dan diharapkan bisa segera terealisasi.

Proyek tersebut antaralain bergerak di sektor pembangunan jalan, bandara, railway, tol laut, real estate dan pelabuhan. "Kita masih belum bisa jelaskan lebih jauh karena masih dalam proses. Tapi salah satunya adalah pembangunan jalan senilai US$1,2 juta," ujarnya di Beijing, Jum'at (22/09).

Menurutnya, proyek yang paling diincar dan menarik perusahaannya di Indonesia adalah pembangunan pelabuhan dan pembangunan jalan. Meski demikian, ada beberapa kendala dalam pelaksanannya. Misalnya saja soal lambannya proses pembebasan lahan sehingga membuat tersendatnya pembangunan.

Dia mencontohkan lambannya proses pembangunan jalan tol Kualanamu Binjai yang hanya berjarak 9 kilometer namun proses pembebasan tanahnya tertahan cukup lama.

Namun, Dapeng mengatakan saat ini proses investasi di Indonesia sudah cukup dimudahkan dari sisi perizinan investasi sehingga memudahkan investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Wang Zhangqi Deputy Bussiness Manager of Marketing Department of CCCC International mengatakan di Indonesia mulai ekspansi tahun 1996 dan kini sudah membangun proyek Suramadu pada 2009 lalu dengan nilai kontrak US$308 juta.

Sedangkan proyek yang sedang digarap saat ini adalah pembangunan real estate berupa apartemen New Garden Jakarta.

Yao Yanmin, Director of Party Work Office and General Manager of Corporate Culture Department CCCC mengatakan CCCC memiliki beberapa anak usaha seperti CHEC, CRBC, ZPMC yang telah ekspansi ke luar negeri.

Beberapa proyek yang telah dibangun perusahaan antaralain Shanghai Yangshan Deepwater Port Project, Sutomh Yangtze River Bridge, Colombl Port City di Srilanka, Shantou East Coast New City Project, Chaotianmen bridge, Guiyang Duyun Expressway, Jamaica North South Highway BOT Project.

CCCC tercatat sebagai perusahaan dengan peringkat 3 di ENR ngineering news record dari 250 top. Sedangkan jumlah proyek yang telah digarap sebanyak 72 proyek di 58 kota dengan nilai kontrak 37 miliar dolar AS.

Proyek tersebut mayoritas berada di Asia yakni sebanyak 200 proyek dan 72 di Afrika dan beberapa proyek di kawasan Amerika dan Eropa.

Adapun lima lini bisnis CCCC adalah sektor Equipment manufacturing instalation, planning and design, project financing, operational service, dan konstruksi.

Tag : infrastruktur
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top