Garuda Indonesia Tunda Pengiriman 20 Pesawat Hingga 2019

Garuda Indonesia akan menunda pengiriman total 20 pesawat untuk perusahaan dan unit usahanya.
Renat Sofie Andriani | 22 September 2017 18:39 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan), Dirut BNI Achmad Baiquni (dari kiri), Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Aksesibilitas Udara Robert D. Waloni, dan Dirut Garuda Indonesia Pahala N. Mansury, mengoperasikan gawai saat pembukaan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 fase II di Jakarta, Jumat (22/9). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Garuda Indonesia akan menunda pengiriman total 20 pesawat untuk perusahaan dan unit usahanya.

“Perusahaan akan menunda pengiriman 10 pesawat untuknya dan 10 pesawat untuk Citilink,” tutur Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Pahala Mansury kepada awak media di Jakarta, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (22/9/2017).

Diungkapkan bahwa Garuda Indonesia berupaya untuk meningkatkan utilisasi pesawat.

Saat ini, tingkat utilisasi pesawat Garuda Indonesia mencapai 9 jam 38 menit. Diharapkan, tingkat utilisasi dapat meningkat menjadi 11 jam per hari pada 2019.

Perusahaan juga mengharapkan mencatat laba bersih pada kuartal ketiga dan kuartal keempat, yang didorong penghematan biaya dan laba kargo.

Saat ini Garuda Indonesia sedang dalam proses perundingan dengan 3 investor strategis potensial mengenai rencana untuk menjual 10% saham GMF AeroAsia.

 

Tag : garuda indonesia
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top